Polemik Pagar Beton GWK Berakhir, Keputusan Paruman Desa Adat Ungasan Dicabut
Selasa, 28 Oktober 2025 – 17:22 WIB
Kawasan Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, lokasi Gala Dinner G20 Bali, Selasa (15/11/2022). Foto: Tangkapa layar YouTube -Sekretariat Presiden
“Semesta sudah menentukan waktunya, seperti tembok pembatas GWK yang sudah dibongkar. Saya juga bersyukur para tokoh, prajuru Desa Ungasan bisa memberikan arahan dan mengambil langkah strategis yang bijaksana. Saya sangat mengapresiasi hal ini,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan pentingnya mengambil hikmah dari proses yang dilewati, karena setiap perjalanan pasti memiliki tujuan. Menurutnya, ada lima hal utama yang perlu menjadi perhatian bersama: regulasi, narasi, kerja nyata, berdampak, dan keberlanjutan.
Dengan demikian, konflik resmi dinyatakan tuntas, dan akses warga pun kembali terbuka demi mendukung harmoni serta keberlanjutan pariwisata di kawasan Ungasan. (cuy/jpnn)
Polemik pagar beton GWK di Ungasan sudah berakhir dan keputusan Paruman Desa Adat sudah dicabut.
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan
BERITA TERKAIT
- Investasi Rp 82 Triliun dan Luka Agraria Rempang, Prabowo Diminta Ambil Sikap Tegas
- Usung Konsep Berbeda Tanpa Kembang Api, GWK Cultural Park Sukses Meriahkan Pergantian Tahun
- Cium Kaki
- GWK Tegaskan Komitmen Sebagai Pusat Budaya Melalui Penjor Festival 2025
- DJKI Diminta Tanggung Jawab soal Polemik Merek Kaso dan KasoMAX
- Polemik Sistem Pemilu Harus Disudahi, Begini Saran HNW untuk Mahkamah Konstitusi
JPNN.com




