Polisi Bantah Perbakin soal 995 Senpi di Sekolah Swasta untuk Ekskul Menembak
jpnn.com, JAKARTA - Polisi membantah pernyataan PT Lokta Karya Perbakin 995 pucuk senjata api untuk keperluan ekstrakurikuler (ekskul) menembak di sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo menegaskan tidak ada ekstrakurikuler (ekskul) menembak di sekolah tersebut.
"Tidak. Saya rasa tidak ada kaitan dengan ekskul," katanya kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Jumat.
Dia mengatakan pihaknya masih mendalami kegunaan senjata di sekolah tersebut, untuk kebutuhan pembelajaran atau lainnya.
Kemudian, pihaknya akan memenuhi panggilan yayasan untuk mengecek dugaan bunker yang berada di dalam sekolah tersebut.
Dia menyebutkan kepolisian sudah berkomunikasi dengan pihak yayasan terkait penemuan bunker itu.
"Kalau memang permintaan, pasti akan kami laksanakan nanti pihak yang menangani perkara," ujar Joko.
Senada, pengurus yayasan sekolah swasta tersebut juga menegaskan tidak ada kegiatan ekskul menembak.
Perbakin bilang 995 pucuk senjata api (senpi) untuk keperluan ekskul menembak di sekolah swasta Jaksel.
- Polisi Tangkap Pelaku Penculikan Rian Risky, Dalami Asal Senjata Api
- Mengaku Wartawan, Pria di Baleendah Memalak Warga Sambil Pamer Airsoft Gun
- Polisi Amankan 65 Orang Menjelang Demo 27 Agustus, Sita Sajam, Airsoft Gun hingga Molotov
- Lagi Tidur Pulas, Begal Kaget Didatangi Polisi
- Iran Bakal Gunakan Senjata Lebih Presisi Jika Perang Kembali Pecah
- Koops TNI Habema Amankan Senjata yang Diduga Milik OPM
JPNN.com




