Polisi Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus SPPD Fiktif DPRD Riau di Mabes Polri
jpnn.com, PEKANBARU - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau melakukan gelar perkara di Mabes Polri terkait kasus dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas atau SPPD fiktif di lingkungan Sekretariat DPRD Riau untuk tahun anggaran 2020–2021.
Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro mengatakan bahwa penetapan tersangka akan dilakukan setelah gelar perkara rampung bersama Tim Subdit III Ditreskrimsus dan Bareskrim Polri.
“Benar, hari ini gelar di Mabes. Berapa jumlah tersangkanya, kita tunggu hasil gelar,” ujar Kombes Ade saat dikonfirmasi JPNN Selasa (17/6).
Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Riau telah menerima hasil audit kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Dalam audit tersebut, total kerugian negara akibat praktik SPPD fiktif selama dua tahun anggaran itu mencapai Rp195,9 miliar.
“Angka ini merupakan hasil perhitungan resmi dari BPKP atas penyimpangan administrasi perjalanan dinas tahun 2020 dan 2021,” jelas Kombes Ade dalam keterangan sebelumnya, Selasa (10/6).
Dari hasil penyidikan yang dimulai sejak 2023, penyidik juga telah menerima pengembalian dana tunai dari sejumlah pihak yang terlibat.
Total uang yang dikembalikan secara sukarela mencapai lebih dari Rp19 miliar. Pengembalian dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari ASN, pegawai honorer, hingga tenaga ahli dari kalangan akademisi.
Direktur Reskrimsus Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro mengatakan bahwa penetapan tersangka akan dilakukan setelah gelar perkara rampung.
- Ada Praktik SPPD Fiktif, 300 ASN Setwan DPRD Riau Dipindah
- Sejumlah Aset SPPD Fiktif DPRD Riau Disita, Polisi: Penyitaan Sudah Sesuai Aturan
- 5 Mantan Anggota DPRD Kepahiang Ini Jadi Tersangka Korupsi
- Nama Muflihun Disebut Terlibat Dalam Kasus SPPD Fiktif DPRD Riau, Kuasa Hukum Merespons
- Polda Riau Beberkan Calon Tersangka Korupsi SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
- Angka Resmi dari BPKP, Sebegini Kerugian Negara Korupsi SPPD Fiktif DPRD Riau, Ya Ampun
JPNN.com




