Polisi Sebut Kematian Lansia di Tulungagung terkait Perundungan
jpnn.com - Penyidik Kepolisian Polres (Polres) Tulungagung, Jawa Timur memastikan kematian lansia berinisial S (64), terjadi setelah mengalami tekanan psikologis akibat perundungan di lingkungan tempatnya bekerja.
Lansia warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, sebelumnya ditemukan tewas diduga bunuh diri.
Kasatreskrim Polres Tulungagung Iptu Andi Wiranata Tamba menjelaskan bahwa kesimpulan itu diperoleh setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV hingga gelar perkara.
"Hasil penyelidikan tidak menemukan unsur pembunuhan. Kami justru menemukan indikasi korban mengalami tekanan mental akibat dugaan perundungan," Iptu Andi.
Dia mengatakan polisi sempat mendalami dugaan pembunuhan lantaran korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi tidak wajar di dalam rumahnya.
Namun, dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya motif pembunuhan seperti penguasaan harta ataupun persoalan pribadi.
Perhiasan yang dikenakan korban serta uang tunai sekitar Rp 16 juta juga masih tersimpan utuh.
Selain itu, rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi tidak menunjukkan adanya aktivitas orang asing yang masuk ataupun keluar rumah korban pada waktu korban diperkirakan meninggal dunia, sekitar pukul 03.00 WIB hingga 05.00 WIB.
Polisi sebut kematian lansia S (64) di Tulungagung, terjadi setelah korban mengalami tekanan psikologis akibat perundungan di lingkungan tempatnya bekerja.
- 18 SPPG di Tulungagung Dihentikan Sementara, Terungkap Penyebabnya
- Viral Perundungan Anak di Taman Bermain Jakarta, Begini Reaksi Cornelia Agatha
- Anak 6 Tahun Jadi Korban Kekerasan di Taman Jakarta Pusat, Legislator DKI Desak Polisi Usut Tuntas
- Mendikdasmen Sebut Budaya Sekolah Aman & Nyaman Melindungi Murid dari Perundungan
- KPK Telusuri Suap Proyek di Tulungagung
- KPK Larang Kepala Dinas di Tulungagung ke Luar Kota, Nah Loh
JPNN.com




