Poltekpar NHI Dayeuhkolot Jadi Kawasan Sekolah Rakyat, Tampung 2.000 Siswa

Poltekpar NHI Dayeuhkolot Jadi Kawasan Sekolah Rakyat, Tampung 2.000 Siswa
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat meninjau lahan Sekolah Rakyat di kawasan Poltekpar NHI, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Kamis (23/7/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

Peserta didik Sekolah Rakyat berasal dari keluarga rentang dan tidak mampu yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Olah karena itu, proses penerimaan siswa tidak dilakukan melalui pendaftaran terbuka, melainkan berdasarkan penjangkauan menggunakan data pemerintah.

"Kami menyasar anak-anak yang putus sekolah, berpotensi putus sekolah, tidak sekolah, atau belum bersekolah pada usia yang seharusnya," tuturnya.

Gus Ipul menyebutkan, program Sekolah Rakyat yang dimulai sejak Juli 2025 telah menunjukkan hasil positif.

Berbagai prestasi berhasil diraih para siswa selama satu tahun pelaksanaannya.

Terkait pembangunan di Poltekpar NHI, dia mengatakan lahan yang disiapkan Kementerian Pariwisata akan menjadi lokasi pembangunan gedung permanen pada tahap ketiga atau keempat.

Namun, pembangunan masih menunggu kesiapan sejumlah persyaratan, seperti ketersediaan air bersih, pematangan lahan, akses jalan, hingga dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal).

"Jika semua persyaratan sudah dipenuhi, Insya Allah Kementerian Pekerjaan Umum akan membangun sesuai standar yang telah ditetapkan," lanjutnya.

Poltekpar NHI di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, jadi kawasan Sekolah Rakyat. Mensos Gus Ipul sebut bisa tampung 2.000 siswa.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News