Polygon Tekan Ekspor, Perkuat Pasar Domestik

Polygon Tekan Ekspor, Perkuat Pasar Domestik
Polygon Tekan Ekspor, Perkuat Pasar Domestik
SURABAYA - Geliat ekspor produk-produk dalam negeri yang dilempar ke luar negeri saat ini memang sedang bergairah. Akan tetapi, PT Dispoly Indonesia, perusahaan raksasa sepeda asal Sidoarjo, Jatim justru memiliki strategi bisnis yang berbeda. Pemegang merek sepeda Polygon ini bakal semakin memperkuat pasar domestiknya. Padahal, jika dilihat perolehannya saat ini, sebesar 70 persen produk Dispoly justru diekspor. Sisanya barulah untuk pasar domestik.

Director PT Dispoly Indonesia, Ronny Liyanto mengatakan hingga pertengahan tahun ini, permintaan ekspor semakin tinggi. Tercatat meningkat 15 persen. "Ekspor yang terlalu tinggi menurut kami juga ada sisi bahayanya. Karena kami tidak memiliki idle capacity. Ada arah untuk mengerem ekspor. Dan menguatkan pasar domestik. Kami bakal ekspansif ke Kalimantan dan Sulawesi," paparnya usai kunjungan pabrik dengan Wakil Menteri Perindustrian, Alex S W Retraubun, di Sidoarjo, kemarin (8/6).

Apalagi, dia menuturkan, jika menjelang bulan September, permintaan ekspor bakal sangat tinggi. "Karena di luar negeri sedang summer. Itu merupakan peak season kami. Pasar domestik jadi minim stok dan lebih dikesampingkan. Padahal, tren permintaan di dalam negeri cenderung bagus," ujarnya. Saat ini, Dispoly mengekspor sepeda ke 63 negara, dengan didominasi oleh negara-negara di Eropa, yakni sebanyak 60 persen. Sedangkan 40 persen sisanya ke US, Canada, Jepang, Korea. Dispoly mengekspor sepeda ke beberapa negara  dengan merek seperti Kona, Miata, Genesis, dan Scott.

Untuk menyongsong strategi bisnis yang kian didongkrak ini, Polygon pun memasang strategi dalam menguatkan pasar domestik. Misalnya memperbanyak aktivitas marketing dan menggalakkan bersepada menjadi sebuah gaya hidup, misalnya lewat komunitas bersepeda atau pendidikan. "Tidak seperti pada tahun 1994 dimana industri manufaktur khususnya sepeda sedang kelam. Saat ini bersepeda sudah jadi lifestyle. Ini merupakan peluang kami untuk melakukan penetrasi pasar," ujarnya.

SURABAYA - Geliat ekspor produk-produk dalam negeri yang dilempar ke luar negeri saat ini memang sedang bergairah. Akan tetapi, PT Dispoly Indonesia,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News