Powerful Kejagung
Oleh: Dahlan Iskan
jpnn.com - Yang pertama merespons pertanyaan saya ialah Prof Dr Busyro Muqoddas. Dia setahun lebih muda dari saya.
Prof Busyro adalah anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama periode Abraham Samad.
Jawaban Prof Busyro lebih mirip doa. Mungkin pertanyaan sayalah yang kurang "menggoda": "saya amati Kejaksaan Agung kok begitu serius mengusut banyak hal soal korupsi. Apakah benar-benar-benar serius? Pertanda perbaikan penegakan hukum dimulai dari Kejagung?

Soal pagar laut, semestinya, kan, enggak berani lanjutkan. Kok, berani?
Lalu soal sawit. Soal Pertamina. Soal timah. Banyak lagi.
Kok, seperti enggak takut pada backing mereka. Bisakah kita berharap perbaikan dimulai dari Kejagung sekarang?
Jawaban beliau: "Semoga saja presiden dibisiki oleh yang anti-penjilatan, sehingga terbuka hidayah-Nya. Sehingga berani menyegarkan Kejaksaan, Polri, dan KPK."
Boyamin melihat gerak Kejagung sekarang membuat masyarakat kagum. Akan tetapi juga sekaligus miris, seperti dalam kasus Tom Lembong. Kebijakan dipidanakan.
- Sukarelawan Prabowo Desak Percepatan Eksekusi Program Prioritas Pemerintah
- Sapi Mbah Iran Dipilih Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo
- Soroti Kasus Chromebook, Komisi III Nilai Bukti Jaksa Solid
- Prabowo Minta Mobil Unik ke Pindad, Pengurus Koperasi Tertawa
- New Rhun
- Rupiah Loyo, Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tenang Saja
JPNN.com




