PPASDA: El Nino Menguat, Pemerintah Perlu Perkuat Mitigasi Kekeringan dan Karhutla
jpnn.com, JAKARTA - Menguatnya fenomena El Nino diperkirakan akan meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta musim kemarau ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia hingga beberapa bulan ke depan.
Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah mitigasi yang lebih terintegrasi agar dampaknya dapat diminimalkan.
Direktur Eksekutif Pusat Pengkajian Agraria & Sumber Daya Alam (PPASDA) Muhammad Irvan Mahmud Asia mengatakan pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan nasional dengan memperkuat sistem peringatan dini, koordinasi lintas sektor, serta langkah-langkah pencegahan.
"Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) per Juli 2026 zona musim kemarau sudah mencapai 72,8 persen wilayah Indonesia. Bahkan masih menurut BMKG penguatan fenomena El Nino berpeluang mencapai kategori kuat hingga 98 persen. Kondisi ini akan meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla,” kata Irvan dalam keterangannya, Kamis (30/7/2026).
Menurut Irvan, sejumlah kejadian karhutla mulai terjadi. Salah satunya wilayah Kalimantan Selatan yang dampaknya bukan saja kerusakan lingkungan tetapi juga berpotensi meningkatkan Risiko gangguan Kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pneumonia akibat penurunan kualitas udara.
Selain itu, dia mengingatkan musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hinggga Oktober berpotensi membuat curah hujan di berbagai wilayah Indonesia berada di bawah rata-rata klimatologis.
Kondisi ini dapat mempengaruhi ketersediaan air bersih rumah tangga maupun pasokan air irigasi persawahan.
"Kekeringan yang datang lebih awal ini membuat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Warga Dusun Kemesu, Desa Semugih, Kabupaten Gunungkidul misalnya mulai terdampak. Masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli air bersih,” ujarnya.
Pemerintah perlu meningkatkan kesiapsiagaan nasional dengan memperkuat sistem peringatan dini, koordinasi lintas sektor untuk menghadapi fenomena elnino.
- Ada Indikasi Penebangan Pohon di Hutan Dekat IKN, Siapa Pelakunya?
- Pemprov Jatim Kirim Heli Pengebom Air untuk Padamkan Karhutla di Kawah Ijen
- Apakah Tol Kayuagung-Palembang Terdampak Karhutla?
- Hadapi Dampak Karhutla, Pemerintah Perkuat Satgas Penyelamatan Satwa Liar di Kalteng
- Tol Palembang Sempat Buka-Tutup Pagi Hari, Pihak Tol Tegaskan Bukan Karena Kabut Asap
- Operasi Modifikasi Cuaca Berhasil Datangkan Hujan di Kalteng dan Kalbar
JPNN.com




