Pra Tendance 2027: Strategi APPMI Siapkan UMKM Hadapi Dinamika Pasar Masa Depan
“Heritage dari kekayaan kultur di setiap provinsi di Indonesia menjadi sumber inspirasi sehingga tidak hanya digunakan tetapi pula ditransformasi agar dapat digemari anak muda lalu menembus pasar nasional, kemudian internasional,” ujar Poppy Dharsono.
Lebih lanjut, Poppy menegaskan langkah transformasi budaya ini memiliki implikasi yang luas terhadap ketahanan sektor kreatif.
Menurutnya, inovasi berbasis tradisi akan berdampak langsung pada kesejahteraan ekonomi para pengrajin dan desainer.
“Dengan begitu lahirlah kemandirian ekonomi dari sektor fesyen berdasarkan identitas kultural,” ujarnya.
Dia juga menilai identitas kultural dalam busana merupakan instrumen komunikasi yang paling efektif di era budaya pop saat ini.
Fenomena tersebut didukung meningkatnya kesadaran perancang muda untuk menjadikan warisan budaya sebagai napas utama dalam koleksi mereka.
Pada ajang tahun ini, pemilihan tema utama ‘Eternal Bloom’ menjadi respons terhadap cepatnya perubahan zaman.
Konsep tersebut menggabungkan nilai keabadian dengan pesona bunga yang bermekaran, yang tidak hanya menonjolkan aspek visual tetapi juga menyentuh filosofi kehidupan.
APPMI menggelar parade busana Pra Tendance 2027 untuk menyiapkan UMKM hadapi dinamika pasar fesyen masa depan.
- Menjelang MotoGP Indonesia 2026, Pertamina Ajak Masyarakat Rasakan Semangat Balap
- Wagub Taj Yasin Sebut MTQ Nasional di Jateng Juga Jadi Ajang Memperluas Pasar UMKM
- RDP dengan DPR, Tokopedia dan TikTok Shop Jelaskan Penanganan Aduan Penjual
- Angin Segar dari NEO rheumacyl Untuk UMKM yang Sedang Berjuang
- Upaya Pelindo Melibatkan Perempuan dalam TJSL Tuai Apresiasi
- Bea Cukai Malang Asistensi Pelaku Usaha Lokal Agar Siap Hadapi Pasar Internasional
JPNN.com




