Prabowo Terlalu Kuat, Kecil Kemungkinan Dikudeta
jpnn.com, JAKARTA - Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menilai kudeta terhadap Presiden RI Prabowo Subianto sulit terjadi apabila melihat kondisi ekonomi dan politik seperti saat ini.
Hal demikian dikatakan dia menyikapi ucapan Utusan Khusus Presiden RI Hashim Djojohadikusumo yang menyebut ada upaya kudeta terhadap Prabowo.
"Melihat kondisi politik dan ekonomi saat ini kiranya kecil kemungkinan akan ada kudeta terhadap Prabowo," kata Jamiluddin melalui layanan pesan, Jumat (10/4).
Pengamat dari Universitas Esa Unggul itu mengatakan saat ini tak terjadi krisis di bidang politik dan ekonomi yang membuka peluang terjadinya kudeta.
Toh, kata dia, TNI saat ini solid di bawah kepemimpinan Prabowo, sehingga tak mungkin mengudeta Kepala Negara.
"Petinggi TNI umumnya sangat loyal terhadap Prabowo," lanjut Jamiluddin.
Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menuturkan partai di parlemen juga masih setia terhadap Prabowo.
Menurut Jamiluddin, PDIP sebagai partai yang berada di luar pemerintah, mengambil langkah akomodatif terhadap Prabowo.
Pengamat politik Jamiluddin Ritonga menyebut kokohnya dukungan politik dan soliditas TNI membuat Prabowo sulit dikudeta dari kursi Presiden RI.
- Prabowo Ingin Guru Makin Sejahtera, Gaji Naik
- Kertajati Jadi MRO Hercules, Legislator PDIP: Persepsinya Jadi Pangkalan Militer AS
- Alasan Program Kedaulatan Pangan Prabowo di Wanam Harus Dilanjutkan
- Hadiri Rapat Paripurna DPR Beragenda Pidato Presiden Soal KEM & PPKF RAPBN 2027, Senator Dedi Batubara: Ini Konvensi Baru
- Dor! Dor!
- Presiden Prabowo: Anak-anak Muda Jangan Semua Minta jadi ASN
JPNN.com




