Pramono Revitalisasi 2 Pasar, Masing-masing Telan Anggaran Rp 10 Miliar
Pasar tersebut akan dilengkapi dengan 49 kios serta fasilitas olahraga di lantai dua, sehingga dapat menjadi ruang publik yang lebih fungsional bagi masyarakat sekitar.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Agus Himawan menjelaskan bahwa kedua pasar dilengkapi fasilitas lengkap, seperti musala, toilet umum dan toilet disabilitas, jaringan air PAM Jaya, ruang genset, ruang laktasi.
Kemudian, ada area parkir mobil dan motor, hydrant, panel surya, fasilitas cctv, tempat pembuangan sampah sementara, hingga sarana olahraga. Revitalisasi dua pasar tersebut ditargetkan rampung pada 2027.
“Pasar Gardu Asem ditargetkan rampung dalam waktu 11 bulan atau pada akhir Maret 2027. Sementara Pasar Kramat Jaya ditargetkan selesai dalam waktu delapan bulan atau pada akhir Januari 2027,” jelasnya.
Revitalisasi itu menelan anggaran Rp 10,2 miliar untuk Pasar Kramat Jaya dan Rp 10,6 untuk Pasar Gardu Asem. (mcr4/jpnn)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis dalam kehidupan warga Jakarta.
Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi
- Pemerintah Bakal Revitalisasi 71.744 Sekolah, Janjikan Buka 1,1 Juta Lapangan Kerja
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Digelar, Pramono Targetkan 6 Juta Pengunjung
- Optimalisasi Aset, PPK Kemayoran Revitalisasi Golf Bandar
- Pramono Anung Sebut BTN JAKIM 2026 Bikin Roda Perekonomian Ibu Kota Bergerak
- Promosikan Transum, Astra Diapresiasi Pramono di Hari Lingkungan Hidup Sedunia
- JPO Senen Sempat Tidak Difungsikan Seluruhnya, Pramono Ungkap Penyebabnya
JPNN.com




