Produk Tembakau Alternatif Berpotensi Mengurangi Paparan Zat Berbahaya Bagi Perokok Dewasa
jpnn.com, JAKARTA - Sebuah uji klinis terbaru dari Pennsylvania State College of Medicine mengungkap penggunaan produk tembakau alternatif seperti rokok elektronik, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantung nikotin berpotensi membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok sekaligus mengurangi paparan berbagai zat berbahaya yang dihasilkan dari proses pembakaran tembakau.
Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan menyambut baik hasil penelitian tersebut.
Menurutnya, temuan dari Pennsylvania State College of Medicine semakin memperkuat bukti ilmiah bahwa produk tembakau alternatif berpotensi mengurangi paparan zat berbahaya bagi perokok dewasa yang beralih dari kebiasaan merokok.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa peserta tetap memperoleh nikotin, namun dengan paparan zat berbahaya yang menurun. Temuan ini semakin memperkuat pemahaman bahwa sebagian besar zat berbahaya berasal dari proses pembakaran tembakau, sehingga dengan menghilangkan proses pembakaran, paparan terhadap sejumlah zat berbahaya dapat dikurangi," kata Paido.
Meski begitu, dia menegaskan bahwa produk tembakau alternatif bukan merupakan produk tanpa risiko dan hanya ditujukan bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaan merokok.
Karena itu, edukasi kepada masyarakat dan pengawasan terhadap peredaran produk harus terus diperkuat.
"Edukasi tentang produk tembakau alternatif perlu dilakukan secara berkala agar semakin banyak yang paham bahwa produk ini bukan untuk yang di bawah umur, perempuan hamil, maupun non-perokok. Bagi perokok dewasa yang belum mampu beralih dari kebiasaan merokok, penggunaan produk tembakau alternatif yang tidak dibakar dapat menjadi pendekatan pengurangan bahaya yang lebih rasional dibandingkan terus merokok," seru Paido.(chi/jpnn)
Edukasi kepada masyarakat dan pengawasan terhadap peredaran produk harus terus diperkuat.
Redaktur & Reporter : Yessy Artada
- Bea Cukai Sumbawa Musnahkan BKC Ilegal Senilai Rp 827 Juta, Ada Rokok dan MMEA
- Bea Cukai Morowali Amankan BKC Ilegal Senilai Rp 178 Miliar Sepanjang Januari-Juli 2026
- Studi Ungkap Rahasia Selandia Baru Tekan Angka Perokok, Ada Peran Vape
- Heboh Pelibatan Anak Promosi Vape, Komisi III: Jika Memuat Unsur Pidana, Harus Diproses
- Penyeragaman Bungkus Rokok Dinilai Sebagai Langkah yang Keliru
- Paruh Pertama 2026, Bea Cukai Selamatkan Potensi Kerugian Penerimaan Negara Rp 15,57 M
JPNN.com




