Prof Bambang Ingatkan Aparat di Riau, Tambang Ilegal Ancam Lingkungan dan Keselamatan Warga
jpnn.com - Aparat penegak hukum dan pemerintah diminta bertindak tegas terkait maraknya aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah daerah di Riau.
Praktik pertambangan ilegal bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga membawa dampak serius terhadap lingkungan, kesehatan, hingga perekonomian masyarakat.
Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB Prof Bambang Hero Saharjo menegaskan bahwa tambang ilegal mengabaikan prinsip good mining practice sehingga kerusakan yang ditimbulkan sangat sulit diperbaiki.
“Tanah jadi labil, risiko longsor meningkat, dan lubang-lubang bekas galian berubah menjadi genangan air yang memicu banjir,” ujar Prof Bambang saat berbincang dengan JPNN.com Jumat (12/9).
Selain itu, tambang ilegal atau galian C kerap menggunakan bahan kimia berbahaya seperti merkuri yang dapat mencemari air sungai.
Kondisi itu mengancam kesehatan masyarakat karena merkuri bersifat racun, sulit terurai, dan dapat menumpuk dalam tubuh manusia maupun hewan.
Dari sisi sosial, aktivitas tambang ilegal memicu konflik horizontal, menghambat pembangunan daerah karena tidak sesuai rencana tata ruang, serta menimbulkan kerusakan fasilitas umum.
“Masyarakat kehilangan lahan produktif untuk pertanian dan perkebunan, sementara desa-desa dilintasi alat berat yang merusak jalan,” terang Bambang.
Prof Bambang Hero Saharjo menyoroti maraknya aktivitas tambang ilegal di sejumlah daerah di Riau. Aparat dan pemerintah diminta bertindak tegas.
- Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Kembali Normal
- NHM Komitmen Jaga Lingkungan dan Memperkuat K3 Melalui Standar ISO SML & SMK3L
- Sahroni Ingin RUU Perampasan Aset Maksimal Berantas Korupsi: tetapi Aparat Tak Sewenang-wenang
- Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Menyehatkan Manusia dan Lingkungan
- Diduga Hina Tokoh Masyarakat Kuansing lewat TikTok, Polda Sitanggang Ditangkap Polisi
- Kerja Keras 7 Hari, Tim Gabungan Tuntas Padamkan 30 Hektare Karhutla TN Zamrud Siak
JPNN.com




