Prof. Djohermansyah: Pilkada Saat Ini Tak Selaras dengan Realitas Indonesia

Prof. Djohermansyah: Pilkada Saat Ini Tak Selaras dengan Realitas Indonesia
Guru Besar IPDN dan mantan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri RI Prof. Djohermansyah Djohan. Foto: dok. JPNN.com

“Jangan menyesatkan masyarakat dengan mengatakan pilkada harus tunggal. Indonesia itu Bhinneka Tunggal Ika. Boleh berbeda-beda, yang penting tujuannya sama: pemerintahan daerah yang efektif dan mensejahterakan rakyat,” tegasnya.

Koreksi Sistem, Selamatkan Demokrasi Lokal

Bagi Prof. Djohermansyah, penataan ulang pilkada bukan ancaman bagi demokrasi, melainkan upaya menyelamatkannya.

Demokrasi tidak diukur dari prosedur semata, tetapi dari hasil: apakah pemerintahan daerah berjalan baik, birokrasi profesional, dan rakyat sejahtera.

“Yang sejahtera itu rakyat, bukan bupati atau wali kotanya,” pungkas Prof. Djohermansyah.(fri/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

Prof. Djohermansyah menolak pandangan bahwa penataan ulang pilkada—termasuk membuka opsi pemilihan tidak langsung melalui DPRD.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News