Prof Nunuk Ungkap 2 Hal Penting agar Guru PPPK Paruh Waktu Mulus jadi Full Time
jpnn.com - JAKARTA – Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani menyampaikan hal penting terkait alih status guru PPPK Paruh Waktu menjadi penuh waktu atau full time.
Setidaknya ada dua hal penting yang disampaikan Prof Nunuk agar guru honorer bisa mulus naik level menjadi ASN PPPK Paruh Waktu, yang selanjutnya diangkat jadi PPPK penuh waktu.
Pertama, kata Prof Nunuk, semua guru honorer harus masuk Data Pokok Pendidik (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Langkah ini penting, kata Prof Nunuk, karena guru honorer yang masuk Dapodik akan mendapatkan afirmasi dari pemerintah.
Afirmasi tersebut, baik berupa peningkatan kesejahteraan maupun peningkatan kompetensi guru honorer.
"Semua guru honorer maupun, ASN baik PNS dan PPPK harus masuk Dapodik," kata Direktur Jenderal Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani kepada JPNN.com, Minggu (16/11).
"Pendataan di Dapodik ini penting agar pemerintah bisa memastikan kesejahteraan gurunya," lanjut Prof Nunuk.
Dia mengatakan, saat ini Kemendikdasmen sedang melakukan penuntasan pendidikan profesi guru (PPG) guru tertentu.
Prof Nunuk menyampaikan dua hal penting agar guru honorer bisa mulus naik level menjadi PPPK penuh waktu.
- Bupati Blak-blakan Mengaku Berat Melantik PPPK Formasi 2024 Tahap 2
- Komisi II DPR Usul soal Skema Anggaran Gaji PPPK, Silakan Disimak
- Alhamdulillah, Honorer Gagal PPPK Paruh Waktu Tetap Bekerja, Gaji Rp1,5 Juta
- Sekda Mataram Soal 655 Honorer Nondatabase BKN: Mereka Tetap Bisa Bekerja, tidak Ada yang Diberhentikan
- Usia PPPK Paruh Waktu Hanya Setahun, Selanjutnya Full Time? Cermati Jawaban BKN
- Kronologi Nasib Tragis Guru Honorer saat Kencan Pertama
JPNN.com




