Program Langit Biru Pertamina Bantu Tekan Biaya Produksi dan Pemeliharaan

Program Langit Biru Pertamina Bantu Tekan Biaya Produksi dan Pemeliharaan
Kantor Pusat Pertamina. Foto: Ricardo/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pakar logistik Univeritas Padjadjaran Bandung Profesor Ina Primiana menuturkan Program Langit Biru (PLB) Pertamina bisa membantu masyarakat dan sektor usaha dalam menekan biaya produksi.

Karena itu, Ina mendukung kelanjutan PLB Pertamina di berbagai wilayah, termasuk Jawa Barat.

“Sangat tepat, apalagi di saat pandemi di mana daya beli menurun. Masyarakat sangat terbantu. Sedangkan sektor usaha, termasuk sektor penumpang dan transportasi logistik yang menggunakan bensin, bisa menekan biaya produksi termasuk maintanance karena penggunaan BBM yang lebih berkualitas,” papar Ina.

Dalam situasi pandemi, lanjut Ina, masyarakat dan sektor usaha memang sangat berhitung soal biaya.

Pasalnya, roda ekonomi memang belum sepenuhnya pulih dan bahkan ada kecenderungan kembali melambat.

Termasuk di antaranya, karena  pemberlakuan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jawa dan Bali awal Januari 2021 ini.

“Situasi sekarang memang sulit bagi industri angkutan barang dan penumpang. Meski mulai meningkat, angkutan logistik juga belum pulih karena kapasitas produksi menurun sehingga tidak ada barang yang diangkut. Sedangkan angkutan penumpang juga masih dibatasi social distancing,” kata Ina.

Dengan begitu lanjut Ina, PLB bisa menjadi pilihan bagi industri sektor transportasi dan logistik. Mereka bisa berhitung, mana yang lebih murah untuk pengiriman barang-barangnya.

Program Langit Biru (PLB) Pertamina dinilai bisa membantu masyarakat dan sektor usaha dalam menekan biaya produksi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News