Program MBG Dongkrak Semangat Siswa, Sekolah Catat Lonjakan Kehadiran

Program MBG Dongkrak Semangat Siswa, Sekolah Catat Lonjakan Kehadiran
Siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Parungpung, Kabupaten Serang tengah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG). Foto: Abdul Malik Fajar/JPNN.com

Secara nasional, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia masih terbilang rendah bila dibandingkan dengan negara-negara di Asia Tenggara.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi susu nasional berada di angka 16,3 kilogram per kapita dalam satu tahun.

Angkat tersebut lebih rendah dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Thailand angka konsumsinya 33 kilogram per tahun, Malaysia 50,9 kg, dan Singapura jauh lebih tinggi.

Merespons hal tersebut, Direktur Utama PT Lami Packaging (LamiPak) Indonesia Hongbiao Li mengatakan rendahnya konsumsi susu berisiko menghambat ambisi Indonesia mencapai masa depan keemasan 2045.

"Kami mendukung program susu gratis yang disisipkan dalam program makan bergizi gratis (MBG)," katanya.

Karena, kata Hongbiao, susu bukan sekadar pelengkap melainkan instrumen vital guna meraih kemajuan bangsa.

"Jadi, susu merupakan kunci untuk memerangi stunting serta meningkatkan kecerdasan kognitif generasi muda," tutur Hongbiao. (mcr34/jpnn)


Program makan bergizi gratis (MBG) diklaim membuat para siswa di Serang bersemangat untuk bersekolah. Kehadiran pun meningkat.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Abdul Malik Fajar

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News