PSI Minta Bambang Widjojanto Tidak Banyak Bersandiwara

PSI Minta Bambang Widjojanto Tidak Banyak Bersandiwara
BPN Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin (Prabowo-Sandi) yang diketuai Bambang Widjojanto resmi mendaftarkan gugatan sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni meminta tim hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW) tidak banyak bersandiwara.

Hal ini menyusul pernyataan BW yang menyebut perlu kerja keras untuk mencapai Mahkamah Konstitusi (MK) karena merasa dihalang-halangi.

"Narasi BW kemarin malam di MK terlihat sangat politis. Bahasanya meliuk-liuk dan bersayap tidak mencerminkan bahasa hukum seorang pengacara yang siap bersidang di MK dengan membawa bukti hukum bukan retorika kosong," kata Antoni saat dihubungi, Sabtu (25/5).

BACA JUGA : Ssttt..Bambang Widjojanto Pernah Bermasalah Tangani Sengketa di MK

Dari sejak awal datang ke MK, kata Antoni, BW sudah membawa konspirasi bahwa mereka dihalang-halangi.

Antoni lantas menanyakan BW siapa pihak yang menghalangi-halangi anak buah Anies Baswedan itu di TGUPP Pemprov DKI.

"Sejak 21-22 Mei, banyak jalan di Jakarta Pusat yang ditutup karena kericuhan yang diprovokasi Pak Prabowo dan kawan-kawan. Jadi jangan banyak sandiwara. Bawa saja bukti hukum yang cukup. Berdebat hukum di persidangan. Retorika politis tidak laku di MK," kata Antoni.

BACA JUGA : KPU Bantah Tudingan Bambang Widjojanto: Di KPPS Ada 810 Ribu Orang, Bagaimana Berbuat Curang

Bambang Widjojanto sebagai ketua tim kuasa hukum Prabowo - Sandi merasa dihalang-halangi untuk menggugat keputusan KPU di MK

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News