PSSI Memutus Kontrak Indra Sjafri
jpnn.com - JAKARTA - PSSI memutus kontrak Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri.
Kegagalan Indonesia mempertahankan emas sepak bola SEA Games menjadi pemicu pemutusan kontrak tersebut.
Indonesia datang ke SEA Games tahun ini sebagai juara bertahan, tetapi gagal menembus semifinal setelah gugur di babak grup.
Indra Sjafri yang mempersembahkan emas di edisi 2023, tak mampu berbuat banyak pada SEA Games 2025.
"Dengan ini kami sepakat melakukan evaluasi yang pertama adalah pengakhiran hubungan kerja antara Coach Indra Sjafri dengan PSSI atau federasi," kata Ketua Badan Tim Nasional Sumardji pada jumpa pers di Jakarta, Selasa (16/12).
"Jadi, berkaitan dengan pengakhiran hubungan kerja, tentu hak dan kewajiban sesuai dengan kesepakatan, sesuai kontrak yang ada, wajib untuk sama-sama menjalankan hak yang harus diterima oleh Coach Indra Sjafri dan kewajiban yang harus dilakukan oleh federasi," imbuhnya.
Bagaimana reaksi Indra setelah kontraknya diputus? Sumardji mengatakan pelatih 62 tahun itu menerimanya dengan lapang dada.
"Coach Indra Sjafri juga sudah kami ajak bicara, diskusi, berkaitan dengan evaluasi SEA Games ini. Coach Indra menerima itu dengan lapang dada, dengan ikhlas," kata Sumardji.
Indra Sjafri yang mempersembahkan emas di edisi 2023, tak mampu berbuat banyak pada SEA Games 2025.
- PSSI Geram, Suporter Penghina Beckham Putra Terancam Masuk Daftar Hitam
- Peringkat Indonesia Naik, PSSI Optimistis Target 100 Besar Bisa Tercapai
- Makin Gacor di Timnas, Ole Romeny Ungkap Rahasianya
- Liga 1 Putri Digelar Oktober 2026, Erick Thohir Mulai dengan 6 Klub
- Erick Thohir Soal Shin Tae Yong Gabung Persija: Bagus Dong
- Erick Thohir Ungkap Alasan Timnas Indonesia Terus Tambah Pemain Naturalisasi, Ternyata
JPNN.com




