Rabu, 19 Juni 2019 – 22:26 WIB

PT Jasa Raharja Harus Tanggap dengan Tren Teknologi, Ekonomi, dan Budaya

Selasa, 23 April 2019 – 14:18 WIB
PT Jasa Raharja Harus Tanggap dengan Tren Teknologi, Ekonomi, dan Budaya - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - PT Jasa Raharja harus tanggap dengan perkembangan sektor teknologi yang begitu pesat. President Director PT Jasa Raharja Budi Rahardjo S, mengatakan , saat ini tren teknologi telah mengarah pada transportasi daring, big data, dan pembayaran elektronik.

“Jika tidak mau tergilas dengan kemajuan zaman, maka kita harus bisa menyesuaikan. Harus cepat tanggap terhadap perkembangan yang ada. Tren ekonomi kini juga telah berubah. Saat ini banyak bermunculan start up start up(unicorn) baru. Kemudian, banyak pula model bisnis yang berbasis kemitraan,” kata Budi Rahardjo di Jakarta, Selasa (23/4).

Selain itu, PT Jasa Raharja juga harus menghadapi tren budaya yang ada. “Tren kultur yang dihadapi kini dan di masa mendatang adalah rendahnya kesadaran keselamatan berlalu lintas, perkembangan teknologi tidak merata, rendahnya kepatuhan, serta perubahan gaya hidup generasi baru,” terangnya.

Tantangan lain yang tak kalah penting adalah di sektor organisasi, yakni adanya perubahan lingkungan bisnis. Untuk mengantisipasi hal ini, dibutuhkan sikap tanggap, tangkas dan tangguh dalam menghadapi revolusi industri 4.0 di berbagai lini bisnis.

BACA JUGA: Pimpin Sidang Kabinet, Jokowi Minta Menteri Genjot Penyerapan APBN

Jasa Raharja juga harus menyesuaikan pola kepemimpinan era generasi milenial. Para generasi ini harus diperlakukan berbeda, sesuai dengan zamannya.

“Caranya adalah dengan keluar dari rutinitas kantor dan berinteraksi dengan jajaran, tidak memaksa tapi mengajak, memimpin dengan dipimpin, mengejar inovasi, dan memberi inspirasi,” ujar dia.

Untuk menghadapi tantangan - tantangan tersebut, PT Jasa Raharja membuat road map perusahaan hingga lima tahun mendatang. Tahun ini, Jasa Raharja mencanangkan being digitally integrated. Pada 2020 perusahaan ini berupaya menuju pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi (toward excellent human capital).

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar