PTPN IV PalmCo Buka-bukan soal Pencapaian 23 Juta Jam Zero Accident
Dalam menjaga konsistensi tersebut, PalmCo juga berinvestasi pada penguatan kompetensi. Ratusan pekerja dibekali sertifikasi keselamatan kerja, termasuk Ahli K3 Umum, untuk memastikan pengawasan dan pendampingan dilakukan oleh sumber daya yang memahami risiko secara mendalam.
Pendekatan ini menempatkan K3 bukan sekadar fungsi pendukung, melainkan bagian dari kepemimpinan operasional. Setiap pimpinan unit bertanggung jawab langsung terhadap keselamatan timnya.
“Keselamatan tidak berhenti di rambu atau alat pelindung. Yang menentukan adalah kepemimpinan dan perilaku sehari-hari,” kata Jatmiko.
Evaluasi Tanpa Henti
Momentum Bulan K3 Nasional dimaknai PalmCo sebagai ruang evaluasi berkelanjutan. Setiap periode kerja menjadi bahan pembelajaran untuk menutup celah risiko yang masih ada. Teknologi, pengawasan berlapis, serta integrasi K3 ke dalam proses bisnis terus diperkuat agar konsistensi zero accident dapat dijaga.
Bagi PalmCo, mempertahankan jam kerja aman dalam jangka panjang bukan soal pencitraan, melainkan bagian dari tanggung jawab korporasi terhadap pekerja dan keberlanjutan usaha.
“Selama risikonya ada, pekerjaan keselamatan tidak pernah selesai,” ujar Jatmiko.(mcr10/jpnn)
Sub Holding PTPN III (Persero), PTPN IV PalmCo mengakui bahwa pencapaian tanpa kecelakaan kerja bukanlah hasil yang datang secara instan.
Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul
- BPDP Perkuat Kajian Minyak Sawit Merah Bernilai Tambah Tinggi
- Ekonomi Sirkular Biomassa Sawit Berpotensi Hasilkan Nilai Tambah hingga 9 Kali Lipat
- Perluas Pasar Sawit di Rusia, Indonesia Pamerkan Biodiesel B50 dalam Forum Innoprom
- PalmCo Gelar Baking Class 2026 untuk 50 UMKM dan Warga
- Penggunaan Biodiesel B50 Disebut Tak Ganggu Performa Mesin Diesel
- B50 Meluncur, Mentan Amran: Hilirisasi Sawit Perkuat Ketahanan Energi dan Kesejahteraan Petani
JPNN.com




