PTPN & Perhutani Siap Mendukung Nol Miskin Ekstrem di Jember
Saat ini, PTPN memiliki KSO tebu di Kebun Mumbul, Jember, untuk meningkatkan produksi tebu guna mendukung swasembada gula. Ada juga KSO jagung di Jember untuk mendukung program ketahanan pangan.
“Skema KSO itu ruang dan peluang untuk mempekerjakan masyarakat sekitar kebun. Di situ masyarakat bisa bekerja. Kami siap melanjutkan sinergi dan kolaborasi di bawah kepemimpinan Gus Bupati, sesuai ketentuan dan kewenangan,” tutur Benny.
Perhutani Kawal Perhutanan Sosial
Senada dengan PTPN, Perum Perhutani juga siap bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk menghapus angka kemiskinan ekstrem di Jember yang merupakan tertinggi di Jawa Timur.
Kepala Perum Perhutani Jawa Timur Wawan Tri Wibowo menyatakan, Perum Perhutani akan mengawal program Kementerian Kehutanan, yakni perhutanan sosial, agar tepat sasaran.
Sebab, program ini membuka ruang bagi warga miskin ekstrem untuk mengolah lahan hutan, sehingga mereka mendapatkan keuntungan ekonomi.
Selain itu, Perhutani akan memberikan pendampingan kepada warga penerima program agar memiliki pengetahuan untuk mengelola lahan tersebut, sehingga tidak asal menebang pohon untuk menanam tanaman lain.
Wawan membeberkan, ada sekitar 36.000 hektare lahan kawasan perhutanan di Jember yang akan dialihkan dikonversi untuk program perhutanan sosial.
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan Perum Perhutani menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember
- Dirjen Dukcapil Apresiasi Kualitas Layanan Adminduk Jember hingga Kecamatan
- HAN 2026: Perhutani Berkontribusi Nyata terhadap Pendidikan Anak TK di Bumijawa
- Sektor Perkebunan Tampil Sebagai Pilar Baru Penggerak Ekonomi Nasional
- Catatan PDIP soal Pertanggungjawaban APBN 2025, Data Kemiskinan Ekstrem Tak Dilaporkan
- TPA Pakusari Jember Terbakar, Api Nyaris Merembet ke Permukiman Warga
- MSF Luncurkan Aksi Nyata Pengentasan Kemiskinan Ekstrem di Desa
JPNN.com




