PTPN & Perhutani Siap Mendukung Nol Miskin Ekstrem di Jember
“Masalahnya, apakah akses itu tepat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan? Ini yang harus kita kawal ke depan, apakah benar untuk masyarakat sekitar hutan yang memang buruh tani,” tutur Wawan.
Selain mengawal program perhutanan sosial, Perum Perhutani juga sudah melakukan sejumlah hal untuk ikut menyejahterakan masyarakat Jember.
Salah satunya memperbolehkan warga untuk menanam kopi di bawah pohon di kawasan hutan. Kini sudah ada 21.000 warga yang menanam kopi di kawasan Perhutani.
Selain itu, Perhutani juga menggandeng masyarakat untuk mengelola tempat wisata di kawasan hutan.
“Dari sekian ratus tempat wisata di Jatim, tidak lebih dari 30 titik yang dikelola mandiri oleh Perhutani. Kami memberikan akses kepada yang ingin mengelola dan mengembangkan wisata di Perhutani,” kata Wawan.
“Perhutani siap terbuka, siap memberikan akses, mendukung program Pak Bupati dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambah dia.
Perhutanan Sosial Mempercepat Pengentasan Kemiskinan
Bupati Jember Gus Fawait yakin program perhutanan sosial bisa mengatasi kemiskinan ekstrem dalam satu hingga dua tahun ke depan, asalkan tepat sasaran.
PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan Perum Perhutani menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember
- DPR dan Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun ke 6 Persen di Tahun 2027
- PTPN Group Memaknai HUT ke-81 RI dengan Kepedulian kepada Masyarakat
- Tekan Kemiskinan, Anggaran Perlinsos 2027 Naik 10%, Jadi Rp 549,9 Triliun
- Dirjen Dukcapil Apresiasi Kualitas Layanan Adminduk Jember hingga Kecamatan
- HAN 2026: Perhutani Berkontribusi Nyata terhadap Pendidikan Anak TK di Bumijawa
- Sektor Perkebunan Tampil Sebagai Pilar Baru Penggerak Ekonomi Nasional
JPNN.com




