PTPN & Perhutani Siap Mendukung Nol Miskin Ekstrem di Jember

PTPN & Perhutani Siap Mendukung Nol Miskin Ekstrem di Jember
Kepala Perum Perhutani Jawa Timur Wawan Tri Wibowo. Foto: dok sumber

Dari 36.000 hektare lahan hutan sosial, Fawait berharap setiap hektarenya dikelola oleh satu keluarga miskin ekstrem. Dengan demikian, akan ada 36.000 keluarga yang keluar dari kategori miskin ekstrem.

Untuk mengawal program tersebut, Pemkab Jember siap memberikan pelatihan kepada warga miskin ekstrem yang akan mendapatkan lahan garapan. Pemkab Jember juga akan memberikan bantuan bibit setelah warga menerima lahan hutan.

“Ini strategi jangka menengah. 2026, Pemkab memberi pelatihan untuk calon penerima penggarapan hutan sosial, lalu hutan sosial diserahkan. 2027 kelihatan hasilnya,” kata Fawait.

Guru Besar Bidang Ekonomi Kelembagaan Syariah FEB Universitas Jember, Prof  Ahmad Zainuri, mengingatkan bahwa kemiskinan ekstrem salah satunya muncul karena pemangku kepentingan berjalan sendiri-sendiri untuk mengatasi kemiskinan.

Karena itu, Zainuri berharap para pemangku kepentingan kini bisa bergerak bersama-sama untuk membereskan masalah kemiskinan ini.

“Ini perlu disinkronkan, Pak Bupati dan DPRD menjadi dirigen, Perhutani dan PTPN bisa alternatifnya memberikan lahan. Ini cukup luar biasa hasilnya kalau tepat sasaran,” ujar Zainuri. (dil/jpnn)

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) dan Perum Perhutani menyatakan siap berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News