Pulih dari Cedera, Daniel Marthin dan Ester Nurumi Tri Wardoyo Masih Diuji Mental
PBSI pun memilih bersikap hati-hati dan tidak ingin mengambil langkah tergesa-gesa untuk menurunkan Daniel dan Ester ke arena pertandingan.
Menurut dr. Retno, keselamatan atlet dan keberlanjutan karier jangka panjang menjadi prioritas utama.
"PBSI bersama tim medis tidak mengambil langkah terburu-buru untuk menurunkan mereka bertanding karena keselamatan dan keberlanjutan karier atlet ke depannya menjadi prioritas utama," jelasnya.
Aspek Mental Jadi Perhatian dalam Proses Comeback
Selain kesiapan fisik, aspek mental juga mendapat perhatian serius dari tim Pelatnas.
Cedera kerap meninggalkan tekanan psikologis dan trauma tersendiri bagi atlet, sehingga pendampingan mental dinilai sangat penting dalam proses pemulihan.
"Setelah cedera sering meninggalkan tekanan dan trauma tersendiri bagi atlet yang mengalaminya."
"Oleh karena itu, pendampingan psikologis dan mental conditioning perlu dilakukan secara terstruktur agar mereka kembali percaya diri saat berlatih maupun bertanding," tambahnya.
Keputusan mengenai waktu kembalinya Daniel dan Ester ke pertandingan resmi sepenuhnya berada di tangan tim pelatih.
PBSI memastikan kondisi Daniel Marthin dan Ester Nurumi Nurumi Tri Wardoyo menunjukkan perkembangan positif seusai mengalami cedera serius.
- Thailand Open 2026: Leo/Daniel Putus Dahaga Gelar Bulu Tangkis Indonesia
- Reuni yang Berbuah Manis, Leo/Daniel Tembus Final Thailand Open 2026
- PBSI Tak Halangi Gregoria Mariska Tunjung Mundur dari Pelatnas, Ini Alasannya
- Thomas Cup 2026 Jadi Pukulan Keras, PBSI Fokus Benahi Tim untuk Asian Games 2026
- Kegagalan Indonesia di Thomas Cup 2026, 2 Pelatih Disorot PBSI
- Korlantas Polri Perkuat Silaturahmi dengan Media Lewat Pertandingan Bulu Tangkis
JPNN.com




