Puncak Gunung

Oleh: Dahlan Iskan

Puncak Gunung
Dahlan Iskan. Foto: dok JPNN.com

jpnn.com - Sampai kapan Tarim bisa bertahan dengan konservatifisme Islamnya?

Soal debu dan kerasnya alam mungkin akan abadi. Tarim memang dikelilingi gunung-gunung tanah. Begitu ada angin debu memenuhi udara. Bebatuan di dalamnya hanya campuran. Beda dengan di Arab Saudi: gunungnya berupa batu solid.

Puncak Gunung

Baca Juga:

Soal melimpahnya air mungkin juga abadi. Tanpa atau dengan doa Abu Bakar Ash-Shiddiq. Pegunungan tanah itu menyimpan air hujan. Pelan-pelan turun ke lembahnya: termasuk Tarim.

Kelak, modernisasi mungkin akan terjadi juga di Tarim. Terbawa oleh belahan lain di dunia. Hanya saja, mungkin, modernisasi di Tarim amat pelan.

Tanda-tandanya sudah mulai terlihat. Semua orang sudah pegang handphone. Itu sumber modernisasi yang dahsyat.

Baca Juga:

Pasar handphone di sana didominasi oleh Samsung –kategori yang murah dan murah sekali. Lalu Redmi-nya Xiaomi, sekelas yang masih bisa saya pakai. Baru Vivo dan lainnya.

Saya lihat ada juga merek yang belum saya kenal: LT. Saya cari di Google. Tidak ketemu; LT itu produk dari mana. Pemakainya sendiri tidak tahu. Mungkin bikinan Turkiye.

Ada real estate baru di sana. Baru. Baru ini ada real estate di Tarim. Sejarah: inilah proyek perumahan pertama di Tarim dalam bentuk real estate.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News