Punya Sistem Polder, Andalan PIK2 Bebas Banjir saat Hujan Ekstrem

Punya Sistem Polder, Andalan PIK2 Bebas Banjir saat Hujan Ekstrem
Sistem polder, senjata andalan PIK 2 saat hujan ekstrem. Foto/ilustrasi: dokumentasi PIK2

jpnn.com, JAKARTA - Hujan ekstrem yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya sejak pertengahan Januari lalu menyebabkan sejumlah wilayah tergenang air dalam waktu lama.

Namun, kondisi berbeda terlihat di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) dan PIK2 yang mampu terbebas dari genangan hanya sekitar dua jam setelah hujan berhenti.

Kecepatan surutnya genangan tersebut ditopang oleh penerapan sistem polder, sebuah teknologi pengendalian air yang dirancang untuk kawasan pesisir dengan risiko banjir tinggi.

Punya Sistem Polder, Andalan PIK2 Bebas Banjir saat Hujan Ekstrem

Sistem itu memungkinkan air hujan dikelola secara terintegrasi sebelum dialirkan keluar kawasan. Sistem polder bekerja melalui jaringan kanal, kolam penampungan, tanggul pelindung, serta stasiun pompa.

Air hujan yang masuk kawasan tidak langsung dibuang, melainkan ditampung terlebih dahulu sebelum dipompa menuju laut secara terkendali agar tidak membanjiri area permukiman.

Konsultan manajemen air asal Belanda Victor Coenen menjelaskan teknologi polder telah digunakan selama ratusan tahun di negaranya untuk melindungi wilayah yang berada di bawah permukaan laut.

“Sistem ini dikembangkan di Belanda sejak ratusan tahun lalu. Air hujan yang masuk kawasan dikumpulkan lebih dahulu, lalu dipompa ke luar sehingga tidak menyebabkan banjir,” kata Victor.

Pantai Indah Kapuk dan PIK 2 terbebas dari genangan karena ditopang oleh penerapan sistem polder.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News