Pupuk Indonesia Kembali Masuk Fortune Southeast Asia 500, Peringkat Naik ke Posisi 68
Kedua inisiatif ini akan menjadi penggerak utama pertumbuhan perusahaan dalam jangka panjang sekaligus memperkuat daya saing industri pupuk nasional.
Dalam program revitalisasi, Pupuk Indonesia menargetkan pembangunan dan peremajaan tujuh pabrik dalam lima tahun ke depan guna meningkatkan efisiensi energi, kapasitas produksi, dan keandalan operasi.
Salah satu proyek yang telah selesai dilaksanakan adalah Revamping Ammonia Pabrik-2 Pupuk Kalimantan Timur yang berhasil menurunkan konsumsi gas lebih dari 10 persen sehingga meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.
Di bidang hilirisasi, Pupuk Indonesia terus memperluas portofolio bisnis melalui pengembangan berbagai proyek strategis.

Di antaranya pembangunan pabrik soda ash berkapasitas 300.000 ton per tahun di Bontang, Kalimantan Timur, serta pengembangan pabrik metanol yang diharapkan dapat mendukung kebutuhan industri nasional sekaligus memperkuat ketahanan energi.
Berbagai proyek tersebut diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional, mengurangi ketergantungan terhadap impor komoditas strategis, serta memperkuat daya saing industri pupuk Indonesia di tingkat regional. (mrk/jpnn)
Pupuk Indonesia kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 dan tahun ini berada di posisi ke-68
Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi
- Jaga Momentum Pertumbuhan, Telkom Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital
- Tiga Desain Karya Desainer Muda Jebolan Adelle x You Diluncurkan
- Diplomasi Indonesia–Rusia: Dari Vladivostok Menuju Ketahanan Energi dan Pangan
- BINUS University Luncurkan Program AI untuk Cetak Talenta Inovator Masa Depan
- 17 Perusahaan Ini Raih Penghargaan Indonesia Best Multifinance Awards 2026
- Pilar Tani Pupuk Indonesia Memperkuat Penyaluran Pupuk Subsidi di Mojokerto
JPNN.com




