Pupuk Indonesia Peringkat 69 di Fortune Southeast Asia 500
Saat ini, lebih dari 32 ribu sensor telah terpasang di 48 fasilitas produksi Pupuk Indonesia untuk mendukung pemantauan secara real-time.
Di sisi distribusi, Cindy mengatakan Pupuk Indonesia terus meningkatkan digitalisasi, salah satunya melalui platform i-Pubers untuk memastikan penyaluran pupuk subsidi yang efektif dan akuntabel.
“Kami meyakini transformasi menyeluruh dari sisi operasional, digitalisasi, maupun pengembangan usaha, adalah kunci untuk menciptakan nilai tambah jangka panjang. Masuknya Pupuk Indonesia dalam daftar ini turut mempertegas arah strategis perusahaan yang berpijak pada tata kelola yang baik, efisiensi operasional, dan keberpihakan kepada petani. Kami akan terus menjaga komitmen untuk memastikan akses pupuk yang tepat sasaran, merata, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia,” ucap Cindy.(chi/jpnn)
Penghargaan ini turut menguatkan posisi Pupuk Indonesia sebagai BUMN strategis yang adaptif, efisien, dan berdaya saing global.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Anwar Abbas: Ekspor SDA Indonesia Besar, tetapi Rakyat Masih Banyak yang Miskin
- Firnando Ganinduto DPR: Streamlining BUMN Tanpa PHK, Langkah Strategis Wujudkan Korporasi Negara yang Lebih Efisien
- Rembuk Tani Pupuk Indonesia, Menko Zulhas: Alhamdulillah, Petani Senang
- Bertemu Presiden Swiss, Menko Airlangga Bahas Ketahanan Energi hingga Aksesi OECD
- Grup MIND ID Seimbangkan Aktivitas Tambang dengan Upaya Pelestarian Lingkungan
- Hadiri Rembuk Tani, Menko Zulhas Pastikan Pupuk Subsidi Tiba Sebelum Waktu Tanam
JPNN.com




