Purbaya Bocorkan Fakta Terbaru soal BoP Donald Trump
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan buka-bukaan terkait Indonesia yang menjadi anggota dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).
Purbaya menegaskan dirinya tidak pernah menerima instruksi dari Presiden RI Prabowo Subianto, untuk membayar iuran organisasi tersebut.
“Saya tidak pernah menerima instruksi dari Presiden untuk menyediakan uang untuk BoP,” kata Purbaya kepada wartawan dalam taklimat media di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4).
Menurut Purbaya, Indonesia tidak terikat komitmen membayar iuran meski tergabung dalam BoP.
“Tapi enggak ada komitmen bayar, apalagi kalau misalnya dipakai untuk Israel,” ujar Purbaya.
Purbaya menuturkan dalam keanggotaan itu, komitmen yang disampaikan Indonesia lebih kepada penyediaan pasukan perdamaian.
“Jadi, Presiden posisinya jelas, kok. Dia masuk situ ingin menjaga kepentingan rakyat Palestina sedekat mungkin,” bebernya.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak pernah berkomitmen untuk menyumbang sebesar USD 1 miliar, atau sekitar Rp 17 triliun kepada organisasi yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan buka-bukaan terkait Indonesia yang menjadi anggota dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).
- Iran-AS Damai, Purbaya Punya Kabar Baik soal APBN
- 5 Berita Terpopuler: Presiden Panggil Purbaya, Akan Ada Efisiensi MBG, Terkumpul Rp1,09 T dari Lelang Aset Koruptor
- Ichsanuddin Noorsy Kritisi Gaya Komunikasi Pejabat Pemicu Financial Distrust
- Purbaya Ungkap Alasan Dipanggil Presiden ke Kertanegara
- Fuad Bawazier: Isu Ganti Menkeu Purbaya Bagian dari Cipta Kondisi
- Kritik Omongan Purbaya, Ichsanuddin Noorsy: Kenaikan Pertamax Bikin Ekonomi Tersendat, Rakyat Melarat
JPNN.com




