Purbaya Buka–bukaan soal Keuntungan Penitipan Uang Pemerintah ke Bank Himbara
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan tidak akan mengganggu likuiditas perbankan.
Purbaya meyakini penitipan uang ke Bank Himbara justru bisa mendorong kredit hingga mencapai 20 persen.
“Itu (SAL) kalau ditahan terus ke depan, cukup menciptakan pertumbuhan kredit di atas 20 persen," ujar Purbaya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/9).
Purbaya menjelaskan data terakhir kredit adalah 13,8 persen, hal ini meningkat dibanding sebelumnya.
"Jadi, ini karena pengaruh likuiditas di sistem keuangan tadi,” kata Purbaya.
Purbaya mengaku telah memutuskan injeksi SAL itu diperpanjang hingga Juli 2027.
Menurut dia, penempatan dana pemerintah yang lebih lama memberikan peluang lebih besar menciptakan kondisi likuiditas yang baik bagi perbankan.
Purbaya mengatakan dirinya lebih menggunakan perkembangan base money atau M0 untuk membaca kondisi likuiditas sistem keuangan, dibandingkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan tidak akan mengganggu likuiditas perbankan.
- Baznas dan BI Latih 51 Amil Zakat dari 18 Lembaga di Indonesia
- Rupiah Mulai Membaik Ditopang Data Cadagan Devisa
- Posisi Cadangan Devisa RI Aman di Tengah Pembayaran Utang Pemerintah
- BI Sebut Inflasi September 2026 Tetap Terjaga
- Dicopot Purbaya, Berikut Profil Wamenkeu Luky Alfirman yang Dilantik Lagi Menjadi Pendamping Suahasil
- Kurs Rupiah Berbalik Menguat 82 Poin, Intervensi BI Dinilai Berbuah Manis
JPNN.com




