Purbaya Rombak 50 Pegawai Eselon III Kemenkeu, Ada Apa?
jpnn.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Purbaya dalam pidatonya di kegiatan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian Keuangan di Jakarta, Kamis, menyoroti kabar yang beredar di media sosial bahwa dirinya menawarkan harga senilai Rp 100 miliar untuk jabatan tertentu.
“Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tetapi, itu rumor saja. Ini (jabatan di Kemenkeu) benar-benar berbasis profesional,” kata Purbaya.
Menkeu menjelaskan pengisian jabatan Kemenkeu bukan hanya keputusannya sendiri.
Purbaya menjelaskan prosesnya melibatkan rekomendasi Sekretaris Jenderal Kemenkeu serta pejabat eselon yang membawahi pegawai terkait.
“Rekomendasi itu bertujuan untuk mengetahui kepantasan pegawai menduduki jabatan yang akan diemban,” ujar dia.
Ia pun menggarisbawahi jabatan di Kemenkeu harus dijalankan dengan mengedepankan integritas. Pasalnya, instansi ini bertanggung jawab besar atas pengelolaan keuangan negara, baik penerimaan, belanja, pembiayaan, hingga berbagai instrumen keuangan lainnya yang memengaruhi masyarakat dan dunia usaha.
“Oleh karena itu, tidak boleh ada kompromi terhadap integritas. Jabatan adalah amanah, bukan privilese. Semakin tinggi jabatan, semakin besar tanggung jawab dan pengawasannya,” ujar Purbaya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu praktik jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
- Sidang Tuntutan Suap Bea Cukai: 3 Eks Pejabat Terima Rp78,81 Miliar
- Pemerintah Ubah Aturan Pembayaran Pajak, Utang Pokok Diprioritaskan Lunas
- Kemenkeu Punya Aturan Baru soal Utang Pajak, Cek di Sini
- Data Realisasi Penyaluran Tunjangan Profesi Guru dari Kemenkeu
- Kemenkeu Kaji Wacana Kenaikan Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak
- Formasi Lengkap, 3 Wamenkeu Punya Pos Tugas Masing-masing, Ini Perinciannya
JPNN.com




