Pusdeham Institut Ingatkan Ferry Irwandi: Jangan Politisasi Derita Korban Bencana
Dari perspektif demokrasi dan HAM, Risnauli mengingatkan bahwa kebebasan berekspresi bukan kebebasan tanpa batas.
Dia mengatakan setiap pernyataan di ruang publik harus mempertimbangkan akibat sosial, psikologis, dan hukum, terlebih dalam situasi darurat bencana.
“Demokrasi bukan berarti bebas melukai. HAM bukan alat untuk menjustifikasi framing, dan gender justice mengajarkan bahwa perempuan harus dilindungi dari narasi yang memperparah kerentanan,” tambahnya.
Ia pun mengajak seluruh konten kreator, influencer, dan figur publik untuk lebih berempati, bertanggung jawab, dan mengedepankan verifikasi dalam menyampaikan informasi terkait bencana.
“Korban bencana butuh empati, bukan sensasi. Mereka butuh penguatan, bukan ketakutan baru. Jangan jadikan penderitaan rakyat sebagai panggung personal,” kata Risnauli. (rhs/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Ketua Pusdeham Institut Risnauli Siahaan mengecam pernyataan konten kreator Ferry Irwandi soal korban bencana.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Seruni Turun Tangan Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Tapanuli Selatan
- Satgas TNI Rampungkan Perbaikan Jembatan Gantung di Paluta, Akses Antardesa Kembali Pulih
- Ribuan Pelari Padati GBK, Galang Dana untuk Pemulihan Pascabencana Sumatera Utara
- AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana Sumatra
- Garuda Indonesia Berikan Paket Umrah Bagi Marbut Masjid dari Wilayah Terdampak Bencana Sumatra
- Diaspora Indonesia Bakal Berkonser di Patokan Waktu Dunia demi Korban Banjir Sumatra
JPNN.com




