PWI Mengecam Kejadian Tak Sedap di Laga Malut United Vs PSM
jpnn.com - TERNATE - Laga sengit Malut United vs PSM Makassar pada pekan ke-25 Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Sabtu (7/3) malam, diwarnai kejadian tak mengenakkan.
Persatuan Wartawan Indonesia Kota Ternate mengungkap adanya dugaan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis saat menjalankan tugas peliputan pada laga tersebut.
Ketua PWI Kota Ternate Ramlan Harun menilai tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi oleh undang-undang.
Dia menegaskan wartawan yang melakukan peliputan dalam pertandingan tersebut telah mengantongi kartu identitas resmi dari penyelenggara kompetisi.
Menurut Ramlan, aktivitas jurnalistik memiliki payung hukum yang jelas melalui Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Karena itu, segala bentuk penghalangan terhadap kerja wartawan merupakan pelanggaran hukum.
"PWI Ternate mengecam keras segala bentuk upaya menghalangi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik. Setiap orang yang menghambat kerja pers dapat dikenakan sanksi pidana dua tahun penjara sesuai UU Pers," ujar Ramlan.
Dia juga menyoroti dugaan intimidasi verbal serta tindakan oknum yang meminta wartawan menghapus hasil liputan berupa foto dan video.
Ramlan menilai tindakan tersebut merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers.
PWI mengungkap adanya dugaan intimidasi terhadap sejumlah jurnalis saat laga Malut United vs PSM.
- Super League: Laskar Mataram Pincang ke Bandar Lampung
- Hancur di Jakarta, Persebaya Kini Dikepung Masalah Menjelang Jumpa Madura United
- Rekor di Ujung Jari, Kiper Persib Bandung Teja Paku Alam Pilih Jalan Berbeda!
- Pengakuan Tavares Menjelang Persebaya Vs Madura United, Astaga
- Ada Perubahan Besar di Persija Jakarta, Mauricio Souza Sampai Angkat Topi
- Eksel Runtukahu dan Panggilan Timnas Indonesia
JPNN.com




