Rahman Golkar Ungkit Sikap Deddy Sitorus saat Jokowi Masih Presiden
Dia meminta seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menggiring opini publik dengan tuduhan yang belum didukung fakta hukum.
"Biarkan aparat penegak hukum yang bekerja berdasarkan bukti. Jangan menggiring opini dengan tuduhan yang tidak disertai fakta," tegasnya.
Abdul Rahman juga mengingatkan agar perbedaan pandangan politik tidak dibawa ke dalam proses penegakan hukum karena berpotensi mengganggu objektivitas dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
"Jangan sampai proses hukum dijadikan panggung politik untuk melampiaskan kekecewaan. Yang dibutuhkan masyarakat adalah penegakan hukum yang profesional, independen, dan bebas dari kepentingan politik," pungkasnya. (kkp/jpnn)
Abdul Rahman Farisi membantah pernyataan Ketua DPP PDI Perjuangan Deddy Sitorus soal Bahlil Lahadalia.
Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Kenny Kurnia Putra
- Menyeberangi Laut, Jokowi Kunjungi Warga Terdampak Gempa NTT di Pulau Palue
- Tiba di NTT, Jokowi Bakal Kunjungi Warga Terdampak Gempa Bumi
- Heboh Antrean BBM Bersubsidi di Makassar, Idrus Harap Polisi Tindak Dugaan Penimbunan
- Blak-Blakan Bikin Purbaya Dicopot, Senggol Jokowi Sampai Internal Pemerintahan
- 7 Kebijakan Purbaya yang Jadi Buah Bibir, Nomor 5 terkait Jokowi
- Dua Partai Ini Mengumumkan Tetap Setia pada Prabowo-Gibran
JPNN.com




