Raih Cum Laude dengan IPK 3,95, Andi Diberi Kejutan Naik Traktor

Raih Cum Laude dengan IPK 3,95, Andi Diberi Kejutan Naik Traktor
Andi bersama teman-teman wisudawan menaiki traktor saat wisuda berlangsung di halaman kampus UWKS. Foto: Arry Saputra/JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) menggelar wisuda secara drive thru pada semester genap 2020/2021 di halaman kampus Jalan Dukuh Kupang, Sabtu (16/10).

Wisuda yang mengangkat tema 'UWKS Bersiap Go International' itu diikuti ratusan wisudawan mulai jenjang D3, S1, dan S2. 

Ada momen menarik ketika acara tersebut berlangsung, wisudawan terbaik dari Fakultas Pertanian Andi Aruji mencuri perhatian lantaran tiba di lokasi wisuda menaiki traktor bajak sawah. 

Tak sendirian, dia bersama rekan-rekannya terlihat gembira memancarkan senyum bahagia mereka saat traktor melaju dikemudikan seorang petani.

"Saya enggak tahu apa apa. Itu kejutan yang disiapkan teman-teman, hadiah wisuda," kata Andi dikonfirmasi, Minggu (17/10).

Andi merupakan mahsiswa Magister Agribisnis yang lulus predikat cum laude dengan nilai IPK 3,95.

Pria yang juga menjabat sebagai kepala biro administrasi kemahasiswaan dan kehumasan UWKS itu merampungkan tesis berjudul peluang pengembangan kopi rakyat sebagai destinasi wisata berwawasan agribisnis, adat, dan budaya di Desa Lombok Timur, Kecamatan Lumbok Seminung, Kabupaten Lampung Barat.

Dia membahas mengenai kopi, adat, dan budaya yang dipadukan menjadi satu kesatuan.

Di sana banyak hasil bumi berupa biji kopi yang paling top dan unsur wisata yang mendukung dengan banyaknya rumah panggung. 

"Generasi muda saat ini kurang menggunakan itu. Nah saya padukan keduanya untuk mendidik generasi muda mencintai budaya dan adat," jelas dia. 

Di dalam penelitiannya, Andi ingin menyuguhkan pembangunan wisata di desa setempat yang lokasinya dekat dengan Danau Ranau dengan didukung suhu dingin. 

"Gambarannya di situ dibangun rumah panggung atau semacam gazebo dari rumah adat di sekitar kebun kopi. Para wisatawan bisa melihat hamparan sekaligus melihat petani memetik biji kopi," ungkap pria kelahiran 4 Mei 1967 itu. 

Selain itu, dia juga membuatkan sistem pemesanan menu suguhan dengan konsep modern dipadukan dengan tradisional.

Artinya, tesis yang dikerjakan merupakan pertama kali menggabungkan antara agribisnis dan budaya. 

"Misalnya, yang memesan makanan atau minuman, duduk di gazebo mana, pelayan sudah tahu. Jadi, tidak kesulitan mencarinya," ucap dia. 

Pria kelahiran Madiun itu menambahkan hasil survei yang sudah dilakukan di lokasi, 75 persen sangat setuju dan 25 persen setuju. 

"Kalau itu dikembangkan ekonomi di sana akan tumbuh dengan baik. Pemerintah  pengusaha, petani, masyarakat, dan tokoh adat akan dikenal," kata Andi. (mcr12/jpnn)


Ada momen menarik ketika acara berlangsung, wisudawan terbaik dari Fakultas Pertanian Andi Aruji mencuri perhatian lantaran tiba di lokasi wisuda menaiki traktor bajak sawah.