Rakernas 2026, IKA SKMA Meneguhkan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari

Rakernas 2026, IKA SKMA Meneguhkan Komitmen Pengelolaan Hutan Lestari
Ketua Umum PP IKA SKMA Dr. Irwan, SIP, MP. Foto: IKA SKMA

"Sedikit-sedikit mengubah keputusan justru menunjukkan lemahnya kepemimpinan dan dapat mengurangi kepercayaan terhadap arah organisasi maupun institusi," tuturnya.

Rakernas IKA SKMA juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia kehutanan sebagai faktor utama keberhasilan pembangunan sektor kehutanan di masa depan.

Menurut pria yang beken disapa dengan panggilan Bang Haji Irwan (BHI), saat ini sudah waktunya alumni SKMA memperoleh ruang yang lebih luas dalam peran-peran strategis. Sudah saatnya alumni yang memiliki kapasitas, prestasi, dan integritas mendapatkan peran yang lebih besar dalam ruang manajerial, ruang pengambilan keputusan, dan ruang penetapan kebijakan.

"Masa depan kehutanan Indonesia membutuhkan SDM yang kuat, berintegritas, dan memiliki kemampuan memimpin perubahan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPPSDM Kementerian Kehutanan, drh. Indra Exploitasia Semiawan, MSi mengapresiasi para alumni SKMA yang dinilai memiliki jiwa korsa yang disebut menjadi karakter dan modal sosial penting dalam pembangunan sektor kehutanan nasional.

Menurutnya, di mana pun alumni SKMA berkiprah, nilai-nilai yang dibangun harus tetap sama, yakni menjadikan kehutanan sebagai orientasi pengabdian.

"Mindset atau pola pikir, pola kerja, dan pola produksi atau kemampuan menciptakan karya dari alumni SKMA harus selalu bertujuan untuk melestarikan hutan dan meningkatkan kualitas pengelolaan kehutanan Indonesia," ungkapnya.

Rakernas IKA SKMA juga kembali menegaskan manifesto organisasi: "Jika Hutan Runtuh, Negara Tinggal Nama" sebagai pengingat bahwa hutan merupakan fondasi kehidupan dan masa depan bangsa.

Rakernas IKA SKMA 2026 meneguhkan komitmen organisasi itu mendorong pengelolaan sumber daya hutan yang lestari, hingga peningkatan peran dalam pembangunan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News