Rayakan Lebaran, Ridwan Kamil Memohon Dibukakan Pintu Maaf, Kirim Doa untuk Penyebar Hoaks
jpnn.com, JAKARTA - Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah melalui akun pribadinya di Instagram.
Dalam unggahannya, pria yang akrab disapa Emil itu mengucapkan selamat Lebaran sekaligus memohon maaf lahir dan batin kepada masyarakat.
"Selamat Lebaran, Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sebagai manusia yang penuh khilaf dengan ini saya memohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya, mohon maaf lahir dan batin," tulis Emil dikutip JPNN, Sabtu (21/3/2026).
Tak hanya itu, Emil juga mengungkapkan refleksi pribadinya di momen Idulfitri. Dia mengaku ingin terus belajar bersabar dan ikhlas, termasuk dalam menghadapi berbagai ujian hidup yang menimpanya selama setahun terakhir.
Dalam pernyataannya, Emil secara terbuka menyinggung maraknya konten hoaks yang menyerang dirinya, keluarga, hingga berbagai isu hukum dan politik yang menyeret namanya.
Seperti diketahui, belakangan Emil dikaitkan dengan sejumlah dugaan kasus, mulai dari isu korupsi hingga persoalan rumah tangga yang menjadi sorotan publik.
"Selama satu tahun terakhir, terdapat berbagai hoaks terkait pribadi, anggota keluarga, perkara hukum, maupun isu politik yang saya alami," ungkapnya.
Meski demikian, Emil memilih merespons dengan doa. Dia berharap pihak-pihak yang menyebarkan informasi tidak benar tersebut mendapatkan hidayah dan rezeki yang lebih baik.
Ridwan Kamil ucapkan Selamat Idulfitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir batin, sekaligus soroti hoaks yang menyerangnya dan doa untuk penyebarnya.
- MBG Disasar Hoaks Lagi, BGN Sampaikan Klarifikasi soal SPPG Tetap Beroperasi
- Pertamina Tegaskan Isu Larangan Pertalite untuk Merek Kendaraan Tertentu Hoaks
- Viral Menkeu Purbaya Usir Investor Asing, Kemenkeu Pastikan Hoaks
- DPP BKPRMI: Dukung Langkah Pemerintah Jaga Ruang Digital dan Tegakkan Hukum Demi Persatuan Bangsa
- TNI Bantah Kabar tentang KKB Serang Markas Tentara di Yahukimo
- PP IPA Sebut Berita Hoaks soal Zulhas Mengancam Stabilitas Nasional
JPNN.com




