Reaksi Gerindra Merespons Pernyataan AHY soal Kekuasaan Bukan Selamanya
jpnn.com - Juru bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menyebut partainya menghormati setiap pandangan politik yang disampaikan pihak lain di dalam maupun luar pemerintahan era Prabowo Subianto.
Hal demikian dikatakan Bahtra menyikapi pernyataan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang bilang kekuasaan bukan bersifat selamanya.
"Tentu kami menghargai, menghormati setiap pendapat partai, baik itu partai yang di luar koalisi, begitu pun partai yang ada di apa namanya, pemerintahan," kata dia di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/9).
Namun, Bahtra menilai fokus utama Gerindra bukan untuk berspekulasi soal wacana politik masa depan, melainkan mengawal jalannya pemerintahan dan janji kampanye Prabowo.
"Kami dari Partai Gerindra betul-betul konsentrasi untuk bagaimana program-program prioritas Presiden Prabowo bisa dirasakan kemanfaatannya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," ujar dia.
Bahtra kemudian menerima pertanyaan soal anggapan penyataan AHY sebagai sinyal atau ancang-ancang Menko Infra itu akan maju pada Pilpres 2029.
"Ya, tentu setiap partai punya kebebasan, kemerdekaan masing-masing," ujarnya.
Legislator Komisi II DPR RI itu mengatakan Gerindra tidak memiliki kapasitas untuk melarang atau menghalangi ambisi politik pihak mana pun.
Juru bicara Partai Gerindra Bahtra Banong merespons pernyataan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) soal kekuasaan bukan selamanya.
- Elektabilitas Prabowo Menuju Pilpres 2029 Terancam? Efriza Ingatkan soal Kepercayaan Rakyat
- Survei Adidaya Institute: Kepuasan terhadap Kinerja Presiden Prabowo 60,3 Persen
- Efriza Minta Presiden Prabowo Tak Segan Ganti 10 Menteri Berkinerja Terburuk
- Minta Prabowo Evaluasi Kinerja Kabinet, Efriza: Jangan Cuma Andalkan Laporan Menteri
- Prabowo Melantik Kristomei Jadi Kepala BNPB Gantikan Suharyanto
- PKS Dukung Prabowo Sampai 2029, Urusan Dukungan Capres Diserahkan ke Majelis Syura
JPNN.com




