Minggu, 16 Juni 2019 – 04:17 WIB

Real Count Pilpres 2019 Kubu Jokowi: Ada Angka Beda Jauh dengan Data BPN

Kamis, 25 April 2019 – 16:49 WIB
Real Count Pilpres 2019 Kubu Jokowi: Ada Angka Beda Jauh dengan Data BPN - JPNN.COM

Lukman Edy. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Berdasar real count Pilpres 2019 yang dilakukan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma’ruf, untuk sementara perolehan suara pasangan nomor urut 01 menang di Bali, Jogjakarta, dan Bangka Belitung (Babel). Jokowi – Ma’ruf kalah di Riau.

Wakil Direktur Saksi TKN Lukman Edy menyatakan, pihaknya memang kalah di Riau dengan angka paslon Jokowi-Ma’ruf 39,03 persen dan Prabowo-Sandi 60,97 persen. Tidak seperti yang pernah disampaikan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dengan angka paslon 01 sebesar 21,74 persen dan paslon 02 sebesar 78,26 persen.

Data yang dirilis tim paslon 02, menurut TKN, tidak benar sehingga menghasilkan keunggulan suara yang terlalu jauh dari Jokowi-Ma’ruf. Berdasar temuan tim TKN di lapangan, BPN Prabowo-Sandi hanya mengumpulkan data dari 145 TPS. Sementara total TPS di Riau berjumlah 17.636.

”Kami hormati keunggulan paslon 02 di Riau sembari kita menunggu hasil resmi dari KPU. Karena ini merupakan aspirasi masyarakat yang harus kita utamakan,” tutur Lukman.

BACA JUGA: Real Count KPU Pilpres 2019: Ada Provinsi Besar Dimenangi Prabowo – Sandi

Mantan ketua Pansus RUU Pemilu itu menambahkan, TKN juga menemukan sejumlah indikasi kecurangan dalam pelaksanaan pilpres di Riau. Suatu misal ditemukannya oknum yang mencoblos 20 surat suara di salah satu TPS di Kabupaten Kampar, Riau.

Kemudian adanya oknum-oknum yang menggunakan hak suara, tetapi tidak memenuhi syarat untuk mencoblos. Akibat ragam kecurangan tersebut, digelar pemungutan suara ulang (PSU) di sejumlah TPS di Riau.

TKN mendorong KPU dan Bawaslu menindak tegas para pelaku kecurangan sehingga PSU dapat berjalan lancar dan sesuai dengan asas langsung, bebas, jujur, dan rahasia. TKN juga meminta KPU menjamin ketersediaan surat suara di sejumlah TPS di Riau yang melakukan pemilu lanjutan.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar