Refleksi Akhir Tahun: Surya Fermana Ajak Publik Menjaga Suasana Kondusif
jpnn.com - Pemerhati sosial politik Surya Fermana mengajak seluruh elemen bangsa menjaga suasana kondusif menjelang akhir tahun, terlebih ketika sejumlah daerah di tanah air dilanda bencana banjir bandang dan longsor.
"Sebaiknya kita melakukan refleksi akhir tahun dan membantu saudara kita yang tertimpa musibah. Kita mesti membantu pemerintah mengatasi situasi sehingga kondisi menjadi kembali normal," kata Surya melalui keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).
Dia pun mengimbau kepada pihak-pihak yang ingin melakukan aksi unjuk rasa dengan mengerahkan massa, agar menahan diri.
Menurut Surya, aspirasi dapat disalurkan dengan cara lain, seperti melalui media, berkirim surat, atau melakukan audiensi dengan pihak pemerintah.
Surya mengatakan pengerahan massa akan menguras tenaga pengamanan, khususnya Polri yang juga lagi berjibaku menangani bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.
"Contoh aksi APDESI pada Selasa, 9 Desember 2025 yang menuntut Presiden Prabowo Subianto mencabut sejumlah aturan, terutama Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 81 tahun 2025 tentang pencairan dana desa," kata Surya.
Diketahui bahwa aturan tersebut dinilai membuat penyaluran Dana Desa Tahap II terhenti, serta mengalihkan sebagian besar anggaran desa ke program-program yang bukan menjadi kewenangan pemerintah desa.
"Untuk aksi itu saja, memerlukan jumlah tenaga pengamanan yang cukup besar, yaitu 2.155 aparat gabungan. Belum lagi bila ditambah dengan maraknya aksi-aksi lain," kata Surya.
Pemerhati sosial politik Surya Fermana mengajak seluruh elemen bangsa menjaga suasana kondusif menjelang akhir tahun, terlebih di tengah situasi bencana.
- Prof Achmad Tjachja: Pidato Prabowo di WEF 2026 Tegaskan Arah Baru Kepemimpinan
- Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Saleh PAN: Itu Hak Prerogatif Presiden
- Prabowo Mengeklaim RI Jadi Titik Terang Ekonomi Global
- Relawan Kebencanaan di Garis Depan, Perlindungan di Garis Belakang
- Lihat Momen Prabowo Beri Koin Kepresidenan, Pengawal di Swiss Ini Tersenyum
- Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Tambang Penyebab Banjir di Sumatera, Aktivis 98 Haris Rusly Moti Merespons
JPNN.com




