Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Untuk Menuju Indonesia Emas

Oleh: Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH - Anggota Komisi III DPR RI dan Anggota Badan Pengkajian MPR RI Fraksi PDI Perjuangan

Refleksi Hari Konstitusi: Merajut Keberagaman dan Menguatkan Konstitusi Untuk Menuju Indonesia Emas
Anggota Komisi III DPR RI dan Anggota Badan Pengkajian MPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dr. I Wayan Sudirta, SH., MH. Foto: Source for JPNN.com

Penutup: Merawat Nyala Api Republik

Hari Konstitusi 18 Agustus 2026 adalah momentum pencerahan dan gugatan.

Jangan biarkan UUD 1945 hanya menjadi lembaran sejarah yang tertidur kaku di rak arsip, atau sekadar teks wajib yang dirapalkan saat upacara.

Konstitusi adalah "Naskah yang Bernyawa". Ia harus hidup dan berdenyut dalam setiap draf kebijakan pemerintah, dalam palu keadilan, dalam naskah akademik undang-undang, dan yang terpenting, dalam senyum rakyat yang merasa dilindungi oleh negaranya.

Mari kita camkan kembali pesan abadi dari Bung Karno: "Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa."

Ke depan, perjuangan kita adalah memerangi keserakahan, ketidakadilan, dan kelemahan sistem di dalam tubuh bangsa sendiri.

Hanya dengan kesetiaan mutlak dan implementasi nyata atas konstitusilah, kita dapat merangkai mozaik kesejahteraan rakyat secara utuh, melangkah tegap menyongsong fajar kemegahan Indonesia Emas.

Dirgahayu Konstitusi Republik Indonesia. Hiduplah Rakyatnya, Hiduplah Bangsanya!(***)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Anggota Komisi III DPR RI dan Anggota Badan Pengkajian MPR RI Fraksi PDIP mengatakan Dirgahayu Konstitusi Republik Indonesia.


Redaktur & Reporter : Friederich Batari

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News