Relokasi Korban Longsor Pasirlangu KBB, Pemda Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi
jpnn.com - BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, masih mengkaji lokasi relokasi bagi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Kajian itu juga mempertimbangkan aspek lokasi hunian baru yang aman.
Menurut Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menetapkan lokasi relokasi sebelum adanya rekomendasi resmi dari Badan Geologi guna menghindari risiko bencana di kemudian hari.
"Sampai kemarin sore saya mendampingi Pak Rajiv dari DPR RI, masih mengkaji terkait kampung atau desa yang akan dijadikan lokasi relokasi," kata Asep di Bandung, Selasa (10/3).
Asep menjelaskan pemerintah desa saat ini tengah mengupayakan pencarian lahan yang benar-benar aman untuk ditempati warga.
Salah satu pertimbangan utama adalah memastikan lokasi relokasi tidak berada di zona rawan bencana. Oleh karena itu, penentuan lokasi akan didasarkan pada kajian geologi.
“Pertama, harus dipastikan dahulu terkait zonanya, jangan sampai berada di zona merah. Itu harus berdasarkan kajian geologi,” ujarnya.
Dia menambahkan lokasi relokasi yang sedang dipertimbangkan masih berada di wilayah Desa Pasir Langu, agar tidak jauh dari tempat tinggal warga saat ini.
“Pertimbangan ini dilakukan karena sebagian besar warga memiliki mata pencaharian di wilayah tersebut," tuturnya.
Relokasi korban longsor Pasirlangu KBB masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi.
- Gempa Flores Picu Indikasi Likuifaksi, Begini Penjelasan Badan Geologi
- 5 Berita Terpopuler: Kabar Gembira, BKN Ungkap 1.147 PPPK Paruh Waktu Sudah Diangkat, Pemda Sudah Menghitung Duit
- Mendagri Tito Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi
- Mendagri Tito Karnavian Beri Penghargaan Pemda Berprestasi Batch II Regional Sumatera
- Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh, Mendagri Tito Minta Forkopimda Sumatera Perkuat Sinergi
- Lewat Kegiatan Ini, Bea Cukai dan Pemda Tingkatkan Sinergi Berantas Rokok Ilegal
JPNN.com




