Rembuk Tani di Mamuju, Menko Zulhas: Sekarang Pupuk Lancar dan Mudah Mendapatkannya
jpnn.com, MAMUJU - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta kepada petani tak perlu khawatir tentang ketersediaan pupuk bersubsidi.
Pasalnya, di era Presiden Prabowo Subianto telah diterbitkan aturan yang membuat petani lebih mudah mendapatkan pupuk subsidi dan adanya jaminan ketersediaan pupuk di masing-masing wilayah.
“Kebijakan bapak Presiden Prabowo mengenai pupuk dipermudah cara mendapatkannya sehingga pupuk lancar,” kata Zulkifli Hasan dalam kegiatan Rembuk Tani di Desa Sinyonyoi, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (3/7).
Pria yang akrab disapa Zulhas ini menceritakan, sebelumnya terdapat 145 regulasi yang mengatur penyaluran pupuk bersubsidi.
Hal ini yang membuat adanya keterlambatan pada proses penyaluran pupuk bersubsidi.
Menko Zulhas mengatakan di era Presiden Prabowo, petani lebih mudah mendapatkan pupuk bersubsidi dengan cara yang lebih mudah.
Lebih lanjut Zulhas mengatakan kemudahan tersebut setelah pemerintah menerbitkan Perpres Nomor 6 Tahun 2025 dan disempurnakan dengan Perpres Nomor 113 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi.
Regulasi ini secara langsung memangkas 145 regulasi yang sebelumnya berlaku, sehingga saat ini pupuk bersubsidi bisa ditebus petani sejak awal tahun sesuai alokasi atau pada saat petani membutuhkan.
“Sekarang pupuk lancar dan pertama kali dalam sejarah harganya dapat diskon 20 persen. Sekarang sebelum tanam pupuk sudah ada, cukup bahkan lebih,” katanya.
Menko Zulhas juga mengapresiasi Pupuk Indonesia yang segera menindaklanjuti kebijakan tata kelola pupuk bersubsidi.
"Terima kasih kepada Pupuk Indonesia, di bawah kepemimpinan pak Rahmad (Direktur Utama) luar biasa, bisa menurunkan harga dan membangun pabrik pupuk yang baru,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Direktur Supply Chain PT Pupuk Indonesia (Persero) Robby Setiabudi Madjid menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah terhadap kinerja Pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi lebih efisien.
Menko Zulhas menghadiri kegiatan Rembuk Tani di Desa Sinyonyoi, Mamuju, Sulawesi Barat, Jumat (3/7)
- APKARINDO: Belajar dari Era Soeharto, Negara Harus Kembali Hadir Memperkuat Petani Karet Indonesia
- Pertamina Patra Niaga Salurkan Bantuan Alsintan Listrik untuk Petani
- Warisan Sumitro yang Terlupakan: Peletak Fondasi Jutaan Hektare Kebun Karet Rakyat Indonesia
- Pupuk Hayati Dinosaurus Hadirkan Terobosan Pembenah Tanah Berbasis Bioteknologi
- Berkat Transformasi Danantara, Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 253 Persen di Semester I 2026
- BULOG Memperkuat Kolaborasi untuk Menjamin Penyerapan Tebu Petani Blora
JPNN.com




