Rentetan Kasus Kereta Anjlok, Komisi V Bakal Panggil Menhub
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengaku bakal memanggil Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi untuk menanyakan sejumlah kasus kereta yang mengalami anjlok dalam sepekan ini.
"Pasti nanti kami buat di rapat, mau kami panggil khusus," kata dia kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/8).
Legislator Fraksi PDI Perjuangan itu bahkan membuka kemungkinan memanggil pejabat teknis di Kemenhub untuk ditanyakan kasus kereta anjlok dari rel.
"Selanjutnya nanti teknis dengan dirjen, lah, kami lihat apa penyebabnya, sehingga terlalu sering, bahasanya terlalu sering anjloknya ini," ujar Lasarus.
Dia menyoroti sisi perawatan rel dan kereta yang perlu diperkuat ke depan menyikapi kasus sejumlah angkutan massal itu mengalami anjlok dalam sepekan ke belakang.
"Jadi, mungkin menurut saya perawatannya harus diperkuat, pengawasan keretanya secara teknis, pengawasan relnya itu harus diperkuat," lanjut dia.
Namun, dia mempertanyakan anggaran pihak perkeretaapian terkait perawatan rel dan kendaraan demi mencegah peristiwa anjlok.
"Ini, kan, hal yang wajib, hal-hal yang wajib seperti ini seharusnya itu enggak boleh ada kompromi gitu, apalagi, kan, ini menyangkut keselamatan penumpang, ya," kata Lasarus.
Ketua Komisi V DPR RI Lasarus membuka peluang juga memanggil pejabat teknis setelah terjadi sejumlah kasus kereta anjlok.
- Ketua Komisi V Dukung Wacana Penggabungan Badan Geologi dan BMKG
- Total 6 Bandar Udara Ditutup Terdampak Abu Vulkanik, Terbaru Husein Sastranegara
- Menhub Tegaskan KMP Putri Yasmin Laik Laut Sebelum Terbakar di Selat Lombok
- Kapal Penumpang Kembali Terbakar, Wakil Ketua Komisi V DPR Desak Ramp Check Serentak
- Ketum LOGIS 08 Sebut Menhub Tak Mampu Benahi Transportasi Nasional
- Bus Trans Jateng Magelang - Temanggung 2027, Jekuti 2028
JPNN.com




