Resep Digital Berbasis AI Dukung Pemulihan Pasien Jantung di RS Bethsaida
Dasaad menyebut kombinasi teknologi dalam ruang tindakan dan pendampingan pasien setelah pulang sebagai pendekatan kardiologi yang menyeluruh.
Menurutnya, penanganan pasien tidak cukup hanya berfokus pada pembuluh darah, tetapi juga harus memperhatikan kebiasaan dan kondisi pasien dalam kehidupan sehari-hari.
“Teknologi intervensi tercanggih pun kalah oleh piring yang salah. Maka kami hadirkan teknologi di piring itu juga,” ujar dokter jantung terbaik Indonesia.
Pendekatan tersebut disebut turut meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani anjuran perawatan setelah tindakan DCB.
Data klinis yang dikembangkan tim RS Bethsaida juga disebut telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional, dengan catatan penyempitan ulang pembuluh darah yang rendah pada pasien yang menjalani perawatan sesuai anjuran.
Dasaad yang memimpin Departemen Kardiologi RS Bethsaida Tangerang mengatakan pengembangan teknologi tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat penanganan pasien jantung secara berkelanjutan.
Selain DCB, pemanfaatan teknologi pencitraan dan AI diarahkan untuk mendukung perawatan yang lebih personal, termasuk membantu pasien menjaga tekanan darah, berat badan, dan kadar gula darah setelah menjalani tindakan. (jlo/jpnn)
RS Bethsaida Tangerang memadukan kardiologi dan AI untuk memperkuat perawatan pasien jantung.
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh
- Sejarah Baru, Siloam Hospitals Kebon Jeruk Sukses Lakukan Implantasi LVAD pada 2 Pasien
- Midea Kian Agresif di Pasar Indonesia, Andalkan Produksi Lokal, Teknologi AI & Mitra Global
- Perkuat Talenta Digital, BINUS @Malang Luncurkan Program Artificial Intelligence
- Midea Hadirkan AC Celest Inverter Berteknologi AI, Solusi Kenyamanan & Efisiensi Energi
- Peruri Digital Summit 2026 Bahas Teknologi Masa Depan dan Keamanan Digital
- MM Galleri Gelar Diskusi Masa Depan Arsitektur di Era AI, Hadirkan Tim Fu dari London
JPNN.com




