Respons Dinamika Global, PKS Perkokoh Pondasi Bangsa
jpnn.com, JAKARTA - Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mulyanto menyampaikan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan multidimensional, mulai dari tekanan ekonomi global, geopolitik, disrupsi teknologi digital, ketahanan pangan dan energi, hingga perubahan sosial-budaya masyarakat.
Hal itu disampaikan Mulyanto dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Analisis Lingkungan Strategis Nasional: Dua Tahun Kabinet Merah Putih” sebagai ruang dialog strategis untuk memetakan kondisi fundamental bangsa di tengah dinamika nasional dan tekanan global, Kamis (21/5).
Karena itu, dibutuhkan forum yang sehat, terbuka, dan berbasis pemikiran strategis lintas kepentingan kelompok agar bangsa mampu membaca arah perubahan zaman secara objektif.
“Bangsa perlu menyiapkan langkah yang konstruktif serta berpihak kepada keselamatan dan kesejahteraan rakyat,” ujar Mulyanto, yang juga Anggota Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI.
FGD juga menegaskan pentingnya pembangunan nasional yang tidak hanya berorientasi pada stabilitas dan pertumbuhan jangka pendek, tetapi mampu membangun fondasi negara yang kuat, berkeadilan, demokratis, dan berkelanjutan melalui penguatan riset, pendidikan, inovasi, dan ekonomi produktif.
Sebagai bagian dari koalisi pemerintahan, PKS menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra strategis yang konstruktif dan profesional dalam mengawal jalannya pemerintahan, dengan tetap menyampaikan masukan dan koreksi demi menjaga kualitas demokrasi serta keberpihakan kepada rakyat.
Melalui forum tersebut PKS menegaskan politik tidak boleh berhenti pada perebutan kekuasaan semata.
“Namun, harus menjadi sarana menghadirkan solusi, menjaga moralitas publik, dan memastikan arah pembangunan nasional tetap sesuai amanat konstitusi dan cita-cita reformasi,” kata Mulyanto.
Indonesia saat ini menghadapi tantangan multidimensional, mulai dari tekanan ekonomi global, geopolitik, disrupsi teknologi digital, ketahanan pangan dan energi
- P2G Endus Pasal Misterius MBG di RUU Sisdiknas, Kesejahteraan Guru & Dosen Minim
- BGN Umumkan 5 Pejabat Baru, Ada Sestama hingga Deputi
- Kekhawatiran Investor Mereda, Kurs Rupiah Moncer
- Tumbuh Positif sepanjang 2025, Taspen Life Fokus Lindungi ASN
- Anwar Abbas: Anak Buah Prabowo Jadi Musuh dalam Selimut
- Purbaya Sebut Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi
JPNN.com




