Respons Isu PHK Karyawan Tokopedia, Penasihat Khusus Presiden Bakal Temui Manajemen
jpnn.com, JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal menyatakan tengah mengatur waktu untuk bertemu dengan pihak Tokopedia dan TikTok.
Hal tersebut menyusul adanya informasi mengenai isu pemutusan hubungan kerja (PHK) besar-besaran di Tokopedia.
"Kami tidak boleh hanya mendengar dari satu sisi. Pemerintah harus mendapatkan gambaran yang utuh mengenai apa yang sebenarnya terjadi," kata Said saat dihubungi via pesan pada Senin (5/7).
Menurut Said, sektor ekonomi digital memiliki karakteristik berbeda dengan industri manufaktur, sehingga persoalan ini harus dilihat secara komprehensif.
Oleh karena itu, kata Said, dirinya akan mengajak Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk melakukan pendalaman dan mengulik akar persoalan secara jelas.
"Kami akan turun terlebih dahulu mencari fakta di lapangan," imbuhnya.
Said Iqbal menekankan jika PHK massal terjadi dinamika pasar, perubahan model bisnis, atau tekanan ekonomi, pemerintah juga perlu melihat kondisi bisnis yang dihadapi perusahaan.
Jika PHK terjadi karena perusahaan mengalami kerugian, maka penyelesaiannya harus dilakukan melalui dialog yang konstruktif antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja.
Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal menyatakan tengah mengatur waktu untuk bertemu dengan pihak Tokopedia.
- Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Ditutup, Seleksi Calon Peserta Mulai Besok
- Kemnaker Menyiapkan Akses Pelatihan dan Kerja bagi Penyintas Penyalahgunaan Narkoba
- MagangHub Angkatan II Batch 1 Resmi Dimulai, Ini Pesan Menaker Yassierli ke 46.160 Peserta
- PHK 1.900 Karyawan PT GNI, Hak Pekerja Harus DIpenuhi
- Menaker Yassierli: Pekerja Informal Sektor Persampahan Dapat Diskon 50 Persen Iuran JKK-JKM
- Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja
JPNN.com




