Revitalisasi Taman Semanggi Telan Anggaran Rp 134 Miliar, Bukan dari APBD
jpnn.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memulai revitalisasi Taman Semanggi, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/2).
Menurutnya, revitalisasi itu untuk menata ruang terbuka hijau (RTH) yang bekerja sama dengan PT Media Indra Buana melalui skema pembiayaan kreatif berbasis hak penamaan (naming rights).
Dia menjelaskan bahwa Taman Semanggi merupakan kawasan bersejarah yang digagas Presiden Republik Indonesia pertama, Ir. Soekarno, pada 1962.
Bentuk simpang susun yang menyerupai empat helai daun semanggi merepresentasikan fungsi, konektivitas, dan transformasi, sekaligus nilai estetika dan kehidupan yang tetap relevan hingga saat ini.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ingin kawasan ini benar-benar menjadi tempat yang ikonik dan dapat dimanfaatkan oleh semua orang dengan baik. Taman Semanggi akan menjadi simbol regenerasi dari gagasan Bung Karno yang tetap kontekstual dengan kebutuhan Jakarta hari ini,” ungkap Pramono.
Menurutnya, konsep revitalisasi Taman Semanggi mengusung tiga pendekatan utama.
Pertama, regeneration, yakni pemulihan ekologi kawasan melalui penataan lanskap dan penanaman vegetasi.
Kedua, reconnection, yaitu penguatan keterhubungan antarruang agar kawasan taman seluas kurang lebih enam hektare ini dapat diakses dengan lebih mudah, aman, dan nyaman.
Menurut Pramono, pembangunan kawasan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 134 miliar yang sepenuhnya tidak bersumber dari APBD
- Transjakarta Tembus Rekor 1,5 Juta Penumpang, Pengamat Wanti-wanti Beban Subsidi APBD
- LRT Rawamangun-Manggarai Rampung, Pramono Tancap Gas sampai Dukuh Atas
- LRT Jakarta Rute Rawamangun-Manggarai Rampung Agustus 2026, Bakal Diresmikan Prabowo
- Kebijakan Sewa Randis Pemkot Tangsel Dianggap Pilihan Cerdas Demi Hemat Anggaran
- Pertanggungjawaban APBD Jateng 2025 Disetujui, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Pengelolaan Anggaran
- Pramono Resmikan Shelter Ojol di Bundaran HI, Supaya Lebih Tertib
JPNN.com




