Revitalisasi Taman Semanggi Telan Anggaran Rp 134 Miliar, Bukan dari APBD

Revitalisasi Taman Semanggi Telan Anggaran Rp 134 Miliar, Bukan dari APBD
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memulai revitalisasi Taman Semanggi, Jakarta Pusat, pada Jumat (20/2). Foto: Ryana Aryadita/JPNN.com

“Kemudian, ada reactivation, yaitu mengaktifkan kembali kawasan taman agar dapat dimanfaatkan oleh seluruh kelompok masyarakat. Yang paling penting, seluruh penataan ini dilakukan tanpa mengganggu lalu lintas yang ada. Kawasan Semanggi merupakan koridor transportasi utama sekaligus wajah Jakarta,” jelasnya.

Lebih lanjut, eks Sekretaris Kabinet itu menyampaikan pembangunan kawasan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 134 miliar yang sepenuhnya tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Skema tersebut memungkinkan pembangunan berjalan tanpa membebani kas daerah sekaligus menjamin keberlanjutan pengelolaan taman ke depan.

“Melalui revitalisasi, kawasan ini akan ditata menjadi ruang publik yang aktif, terintegrasi, dan inklusif dengan menghubungkan fungsi ekologi, mobilitas pejalan kaki dan pesepeda, serta aktivitas sosial masyarakat,” jelas Pramono Anung.

Adapun, Taman Semanggi memiliki luas sekitar enam hektare yang tersebar di empat sisi kawasan Simpang Susun Semanggi.

Nantinya, taman ini akan dilengkapi berbagai fasilitas publik, seperti jalur pedestrian, area olahraga, plaza kegiatan, ruang komunal, elemen air, serta kolam resapan dan tampungan air guna meningkatkan kualitas lingkungan dan pengelolaan limpasan air hujan. (mcr4/jpnn)

Menurut Pramono, pembangunan kawasan tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp 134 miliar yang sepenuhnya tidak bersumber dari APBD


Redaktur : Dedi Yondra
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News